SIBERIA – Tomks adalah sebuah kota kecil di Siberia dengan populasi sekitar 600 ribu orang. Kota yang telah berusia 400 tahun ini berdiri sejak tahun 1604.

Di awal abad ke-19, kota ini telah berkembang jadi status pusat administrasi regional. Dan di tahun 1804 kota ini berubah menjadi pusat provinsi yang sangat besar. Daerah yang diliputi oleh Kota Tomsk adalah Republik Altai, Kemerovo, Novosibirsk dan Regional Tomsk, Kazakhstan Timur, Khakassia Barat dan Krasnoyarsk.

Pada abad ke-19, pertumbuhan industri di Kota Tomsk mulai bangkit. Hal yang sama juga terjadi di industri peleburan logam dan perdagangan bulu hewan. Rute transportasi yang paling penting di masa itu melewati Traktat dari Kota Tomsk hingga Moscow. Di tahun 1914, Tomsk adalah salah satu dari 20 kota terbesar di dunia. Di tahun 1888 unversitas pertama diluar area pegunungan Ural dibangun disini.

Selama era Perang Dunia II, 30 perusahaan dari Eropa Rusia dipindahkan ke Tomsk, perpindahan ini jadi tonggak dasar industri di Kota Tomsk. Selama perang berlangsung volume industri meningkat tiga kali lipat di Tomsk. Hingga di tanggal 13 Agustus 1944 status administratif kota berubah. Wilayah Tomsk dibentuk dan berubah menjadi pusat regional.

Pada periode pasca perang, periode stagnasi, posisi strategis utama dan ilmiah dan pendidikan kompleks sedang berkembang di Tomsk. Beruntungnya industri minyak Wilayah Tomsk saat itu dibangun hampir dari awal. Hal itu yang menjadi daya tarik Kota Tomsk dan membuat proyek dari Kementerian Minyak Bumi Uni Soviet, khususnya, menjadi dasar pengembangan infrastruktur transportasi regional, termasuk pembangunan bandara modern.

Sejak saat itu, Kota Tomsk berubah menjadi Ibukota wilayah penghasil minyak bumi, industri pertahanan elektronik militer modern, ini terjadi di tahun 1960-an. Kota Tomsk juga menjadi bagian perusahaan proyek atom Soviet yang tujuan adalah untuk menyelesikan permasalahan warga Tomsk. Disekitar kota jaringan perusahaan pertanian dibangun untuk menjaga ketahanan pangan, perusahaan ini merupakan basis perusahaan industri dan konstruksi.Pada akhirnya Kota Tomsk menjadi sebuah kota yang kuat.

Untuk memeriahkan kota, pemerintah mengundang artis, penyair, tokoh film dan teater ke Kota Tomsk. Mereka berasal dari seluruh penjuru negeri dan bersatu dalam wadah teater film bernama Rodina. Sebuah stadion olahraga bernama the Sports Palace indoor ice stadium juga dibangun untuk menunjang aktivitas hiburan masyarakat. Kebanyakan dari transformasi sosio-ekonomi ini umumnya jadi ciri khas periode Uni Soviet tetapi banyak sejarawan dan politisi yang menyebutnya sebagai jasa dari Yegor Ligachev, sekretaris pertama yang menjabat sebagai Komite Regional Tomsk di CPSU dari 1965 hingga 1983.

Hari ini, berkat pekerjaan retorasi tersebut, sejumlah besar monumen arsitektur berbahan dasar kayu yang dibuat pada akhir abad ke-19 dilestarikan di Kota Tomsk. Namun, seiring waktu jumlah bangunan tersebut mulai berkurang. Terlepas dari kenyataan bahwa di kota-kota kecil bekas Soviet masih terdengar gema kehebatan Uni Soviet di masa lalu oleh jaman sekarang. Orang dari jaman ke jaman berusaha melepas diri dari aturan usang masa lalu, dan ternyata berhasil.

Baca artikel tentang Kota Tomsk dalam bahasa Inggris dengan cara mengklik https://theeditor.co.id/this-is-tomsk-a-small-town-in-siberia-near-kazakhstan/

Leave a Reply

  • (not be published)