Tentara berjaga di pintu alun-alun Sultanahmed yang berdekatan dengan laut (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

TURKI – Tahun 2018 lalu misalnya saat terjadi ancaman bom di Istanbul, Turki. Tentara dengan senjata laras panjang berjaga di setiap sudut dengan sigap. Karena sejak tahun 2016 Turki kerap diserang oleh militan Kurdi dan ISIS

“Tidak ada perasaan takut sama sekali. Rasanya tenang saat melihat petugas bersenjata lengkap memantau keamanan,” ujar Ojhan, turis asal Indonesia kepada The Editor beberapa waktu lalu.

Penjagaan ketat semacam ini terjadi diseluruh wilayah Turki, terutama Istanbul. Tempat-tempat wisata dijaga dengan cara menempatkan personel bersenjata di sudut-sudut area yang berdekatan dengan pantai. Sementara itu di tempat ibadah penjagaan dibuat lebih longgar karena tidak ada personel tentara yang ditempatkan di dalam masjid ataupun gereja.

Sebagaimana diketahui, April 2021 kemarin, pengadilan Turki menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada empat pria atas serangan bom bunuh diri yang terjadi di jantung kota Istanbul pada tahun 2016 lalu. 12 turis asal Jerman tewas dalam serangan tersebut dan ISIS adalah kelompok yang dituding melakukan aksi biadab tersebut.

Ledakan bom yang terjadi di alun-alun Sultanahmet, Istanbul ini jadi sorotan dunia. Karena dua situs lain yang berada di dekatnya seperti Hagia Sophia dan Masjid Biru adalah bangunan ikonik yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Leave a Reply

  • (not be published)