Tata pencahayaan yang luar biasa dalam pertunjukan Swan Lake pada Senin, 24 Mei 2021 di Mariinsky Theatre, Petersburg, Rusia

PETERSBURG – Mariinsky Theatre adalah gedung opera dan ballet paling terkenal yang pernah ada di Petersburg, Rusia. Dibuka pada tahun 1860, opera ini mencapai kejayaannya di akhir abad ke-19 dimana sejumlah mahakarya panggung seperti Tchaikovsky, Mussorgsky, dan Rimsky-Korsakov berawal dari gedung pertunjukan ini.

Saat ini, Teater Mariinsky adalah rumah bagi Balet Mariinsky, Opera Mariinsky, dan Orkestra Mariinsky. Selama lebih dari dua abad, Teater Mariinsky telah menghadirkan banyak artis hebat kepada dunia. Bapak pendiri sekolah pertunjukan opera Rusia Osip Petrov berasal dari tempat ini. Di sinilah penyanyi hebat seperti Fyodor Chaliapin, Ivan Yershov, Medea dan Nikolai Figner dan Sofia Preobrazhenskaya mengasah keterampilan mereka dan naik menuju kejayaan.

Penari balet yang pernah dikenal diseluruh dunia juga berasal dari tempat ini seperti Mathilde Kschessinska, Anna Pavlova, Vaslav Nijinsky, Galina Ulanova, Rudolf Nureyev dan Mikhail Baryshnikov. Di sinilah George Balanchine memulai perjalanan menuju seni. Teater ini telah menjadi saksi munculnya bakat-bakat dekorator teater yang brilian seperti Konstantin Korovin, Alexander Golovin, Alexandre Benois, Simon Virsaladze dan Fyodor Fyodorovsky.

Pada 1802-1803 Thomas de Thomon – seorang arsitek dan juru gambar yang brilian – melakukan rekonstruksi besar-besaran dan mengubah tata letak interior dan dekorasi teater ini.

Kali ini The Editor akan menyaksikan pertunjukan yang berjudul Swan Lake. Alur cerita dimulai dari Pangeran Siegfried yang tengah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-17 bersama sahabatnya di kastil pribadinya.

Ibu Pangeran Siegfried yang bernama Putri Regent tidak senang dengan perilaku anaknya. Namun teguran ibunya Ia abaikan. Pesta pun terus berlangsung sampai sore. Saat senja mulai tampak, Siegfried melihat sekawanan angsa putih tengah bermain di danau. Seketika Ia ingin berburu untuk menangkap angsa tersebut.

Para penari ballet dalam pertunjukan Swan Lake (Foto: Ksenia/ THE EDITOR)

Ia pun berlari ke tengah hutan dan angsa-angsa tersebut berubah jadi wanita cantik. Ternyata mereka adalah diubah oleh penyihir jahat bernama von Rothbart. Karena dikutuk, angsa ini hanya bisa berubah jadi wanita di malam hari.

Siegfried melihat seekor burung putih terbang mendekat ke arah pinggir danau dan Ia pun langsung mengarahkan busur panahnya ke burung tersebut. Tiba-tiba burung itu berubah menjadi wanita cantik. Burung tersebut adalah Odette, Ratu Bidadari. Disebutkan bahwa hanya cinta sejati yang bisa mematahkan mantra jahat penyihir yang menyakiti para wanita di hutan ini.

Kecantikan Odette memikat Siegfried dan Ia mencoba untuk menangkapnya. Odette, bagaimanapun, takut pada penyihir jahat dan saat Ia coba menghindari Siegfried, Ia menghilang di tengah-tengah para bidadari. Siegfried terus mengejar Odette dan bersumpah akan mencintai dan setia padanya.

Odette juga mencintai Siegfried. Saat pagi menjelang Odette mengucapkan selamat tinggal pada Siegfried dan kumpulan angsa putih tersebut meluncur perlahan menyeberangi danau.

Perjodohan Di Kastil

Pangeran Siegfried ternyata dijodohkan oleh orang tuanya. Ia disuruh memilih calon pengantinnya dari antara wanita-wanita tersebut. Namun Ia tolak karena cintanya kepada Odette. Ibunya terus memaksa Ia untuk berdansa dengan salah satu perempuan yang diundang ke pesta tersebut. Di tengah kebimbangan ini ternyata penyihir von Rothbart dan Odile, putrinya datang. Ternyata Siegfried terpesona pada Odile karena kemiripannya dengan Odette.

Penyihir Von Rothbart ingin Siegfried jatuh cinta dengan Odile dan berharap agar Ia melanggar sumpah cinta dan kesetiaannya yang abadi kepada Odette. Jadi Odette akan tetap berada dalam kekuasaan sihirnya selamanya. Karena alasan inilah penyihir Von Rothbart membentuk fitur tubuh Odile mirip dengan Odette.

Kemegahan gedung opera Mariinsky Theatre usai pertunjukan Swan Lake pada Senin, 24 Mei 2021 (Foto: Ksenia/ THE EDITOR)

Siegfried akhirnya mengumumkan kepada ibunya bahwa Odile yang cantik adalah pilihannya. Pesulap jahat itu sangat gembira. Namun seketika Siegfried melihat bayangan gadis angsa di luar jendela kastil dan menyadari bahwa Ia telah ditipu dan telah melanggar sumpahnya. Didera rasa putus asa, Siegfried bergegas ke danau untuk menemukan Odette.

Di tepi danau ternyata para gadis angsa berdiri dengan sedih. Odette telah memberi tahu mereka apa yang telah terjadi. Siegfried bergegas masuk. Ia memohon pada Odette untuk memaafkannya dan Ia kembali menyatakan cintanya yang abadi padanya.

Penyihir tak tinggal diam. Ia marah dan memanggil angsa hitam dan memerintahkan mereka untuk memisahkan Odette dan Siegfried. Siegfried bergumul dengan si penyihir. Tanpa rasa takut Siegfried mematahkan sayap von Rothbart. Penyihir itu pingsan, kekuatannya hilang, dan dia mati. Cinta akhirnya berhasil mematahkan mantra jahat. Pagi menjelang, matahari terbit dan bersinar terang pada Pangeran dan Odette, dan pada para gadis yang telah diselamatkan Siegfried.

Harga Tiket

Tiket tidak dipajang secara terbuka di situs resmi Mariinsky Theatre ini. Tersedia harga khusus untuk pelajar, mahasiswa dan penyandang disabilitas. Namun, bila Anda adalah masyarakat umum maka tiket dijual mulai dari harga 40 dolar sampai 310 dolar.

Untuk mengetahui lebih jauh tenang opera ini, klik langsung ke Mariinsky Theatre

Leave a Reply

  • (not be published)