St. Petersburg memang terkenal dengan kota beribu sungai. Jadi, sejak awal dibangun, jembatan memang jadi salah satu fokus utama pembangunan di kota ini (Fotografer: Ksenia)

RUSIA – St. Petersburg, Rusia adalah salah satu kota dengan jembatan terbanyak di dunia. Tercatat lebih dari 342 jembatan yang bisa anda temui saat berkunjung ke kota ini.

Peter The Great, perancang pembangunan Kota St. Petersburg memang mendesain kota tersebut sama seperti Amsterdam dan Venesia, dua kota dengan kanal terbanyak dan tersebar hingga sudut kota.

Di awal pembangunannya, hanya terdapat 10 jembatan di St. Petersburg agar selokan dan sungai-sungai kecil dapat diseberangi oleh penduduk. Dari rancangan Peter diketahui bahwa dengan jembatan yang minim tersebut, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas normal dengan mengandalkan perahu saat musim panas. Sementara itu di musim dingin masyarakat dapat menggunakan kereta luncur di permukaan sungai yang membeku.

Namun, rancangan ini berubah saat Peter meninggal dunia. Setelah Ia wafat, banyak jembatan yang mulai dibangun di St. Petersburg agar aktivitas masyarakat semakin lancar. Jembatan pertama  dengan pondasi batu dibangun tahun 1850 di atas Sungai Neva.

Saat ini terdapat sekitar 342 jembatan yang dibangun diatas sungai dan kanal kota St. Petersburg. Ukuran jembatannya pun beragam karena dibangun saat periode yang berbeda. Salah satu jembatan berukuran kecil yang dibangun khusus untuk pejalan kaki adalah Jembatan Bank dan Jembatan Lion. Rata-rata jembatan tua di kota ini berukuran besar, satu yang terpanjang diantaranya adalah Jembatan Alexander Nevsky dengan panjang hampir satu kilometer.

Selain 342 jembatan utama yang dibangun untuk transportasi, di St. Petersburg juga terdapat 800 jembatan kecil dan ratusan kolam serta danau. Karena berada di area perairan, membangun jembatan memang satu-satunya cara agar roda ekonomi masyarakat berputar. Khusus untuk bisnis, pemerintah kota ini membangun 100 jembatan khusus untuk aktivitas pelabuhan, marina, kapal pesiar dan industri swasta.

Para arsitek yang membangun jembatan St. Petersburg memang tidak pernah kehilangan cita rasa seninya sedikit pun. Agar tidak membosankan, masing-masing arsitek mendekorasi tiap jembatan yang mereka bangun seunik mungkin, diantaranya dengan melibatkan pemahat di dalam setiap proyek mereka. Berbagai benda seni yang bisa anda lihat saat melintas di jembatan Kota St. Petersburg adalah patung, lampu, singa, kuda, sphinx dan griffin serta gaya modern minimalis.

Karena jaringan kanalnya yang rumit, Kota St. Petersburg sering disebut “Venice of the North”. Nama ini diambil dari sebuah karya puisi terkenal yang merujuk pada arti sebuah ibukota di ujung utara.

Leave a Reply

  • (not be published)