Rylen Farrel Kusnanto dinobatkan sebagai penulis termuda Indonesia oleh MURI (Foto: THE EDITOR)

SEMARANG – Untuk mengetahui lebih jauh tentang karya ini, The Editor berbincang khusus dengan penulis yang bernama Rylen Farrel Kusnanto, seorang siswa kelas 9 SMP PL Domenico Savio Semarang. Rylen memang sangat fenomenal karena mampu menciptakan sebuah karya fiksi remaja hanya dalam waktu 4 Minggu.

Mengawali pembicaraan, Rylen mengatakan bahwa alasan Ia menulis karya fiksi karena merasa tertantang untuk menulis. Awalnya karya The Bounty Hunter hanya dirilis untuk diberikan kepada sahabat terdekatnya sebagai souvenir di perayaan ulang tahunnya.

“Awalnya saya cuma mau dipublish cuma buat souvenir dan dikasi ke temen dekat. Dan orang tua yang membuatnya agar dijual,” ungkap Rylen.

Kata Rylen, minat menulisnya sudah diketahui oleh keluarga sejak Ia berumur 11 tahun. Rylen menuliskan karya-karyanya sejak muda dan hobi tersebut didukung penuh oleh keluarga.

Sebagai anak muda, Rylen ternyata sangat menyukai penulis Harry Potter JK Rowling. Dengan sumringah Ia mengatakan cita-citanya adalah menulis karya sehebat JK Rowling.

“Pengen jadi penulis seperti JK Rowling karena Harry Potter sangat terkenal dan semua tahu tentang dia,” jelas Rylen.

The Bounty Hunter bercerita tentang okoh bernama Jack. Ia tak diasuh orang tua karena si ibu meninggal saat melahirkannya. Ayahnya berada di penjara karena berburu secara illegal. Jack hidup di sebuah kerajaan yang rajanya tak mempedulikan rakyat.

Rakyat di negara ini seringkali dibiarkan kelaparan sehingga sering melanggar peraturan dengan tetap berburu.

Jack yang sejak kecil sudah dilatih memanah pun sangat mahir berburu dan selalu mampu melepaskan diri dari jebakan prajurit yang akan menangkapnya.

Raja gusar karena Jack tak kunjung tertangkap, maka dibuatlah semacam tipu muslihat. Raja yang melihat potensi Jack dalam berburu dan memanah ingin memanfaatkannya. Maka, dengan ia dijanjikan akan bahwa sanga ayah akan dikeluarkan dari penjara jika Jack bisa menangkap seorang pembunuh bernama London Butcher.

The Bounty Hunter karya Rylen dimuat dengan latar belakang London, Inggris. Saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Rylen mengaku belum tahu kapan akan menterjemahkan karyanya ke dalam bahasa Indonesia. Namun yang pasti Ia tengah menyelesaikan karya terbarunya yang tak kalah menarik dari The Bounty Hunter.

Apa karya terbaru Rylen? Simak dan ikuti terus di akun instagram pribadinya di @rylen_kusnanto dan untuk membeli karyanya dapat langsung hubungi 081327217655.

Leave a Reply

  • (not be published)