Rute menuju kaki Gunung Rinjani, terlihat Desa Sembakun di tengah perbukitan dan pegunungan (Fotografer: Elitha Evinora Tarigan)

RINJANI – Kawasan wisata alam resmi dibuka, satu diantaranya adalah Gunung Rinjani. Meski baru satu jalur pendakian namun setidaknya penikmat wisata pegunungan sudah mulai bisa kembali menikmati keindahan gunung setinggi 3,726 meter ini. Meski demikian, pengunjung harus ingat untuk mendaftarkan diri secara online agar sebagaimana yang diatur oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR).

Rinjani merupakan gunung api tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera. Disini berbagai tanaman dan hewan khas Australasia hidup dan tumbuh subur. Tak heran memang karena dari kejauhan hijaunya pepohonan dapat dinikmati dari seluruh area taman wisata.

Pendaki diimbau untuk datang saat bulan Juli hingga Agustus karena kondisi tumbuhan di seluruh wilayah Gunung Rinjani akan hijau dan tampak eksotis. Edelweis adalah salah satu sajian paling banyak yang bisa ditemukan disepanjang rute pendakian. Namun, seiring posisi pendaki makin mendekati puncak gunung maka berbagai keajaiban dari san pencipta pun mulai terlihat, seperti Danau Segara Anak, gulungan awan yang menutupi puncak Rinjani, keindahan pasir dan tebing gunung serta padang savana hijau yang mampu menyihir mata anda.

Dalam istilah Jawa Kuno, nama Rinjani memiliki makna spiritual yang dalam, yaitu Tuhan. Mungkin itu yang jadi alasan mengapa selalu saja ada kejutan di setiap titik rute baru saat naik ke puncak gunung ini. Bagaimana tidak, masih di area lereng gunung saja pengunjung bisa menemukan hutan rimbun yang ditaburi air terjun yag menakjubkan. Dari kejauhan terlihat sebuah Danau bernama Segara Anak seluas 600 meter dengan gunung api kecil aktif di tengahnya. Gunung api ini muncul usai serangkaian letusan yang terjadi di Rinjani sekitar tahun 1990-an.

Masyarakat Bali selalu datang ke danau ini untuk melakukan upacara Pekelan dimana perhiasan ditempatkan di tengah danau sebagai persembahan kepada roh yang ada disana. Orang Wetu Tellu juga demikian, mereka menganggap danau ini suci dan selalu datang berdoa di saat bulan purnama.

Lereng pegunungan Rinjani yang ditumbuhi tumbuhan hijau (Fotografer: Elitha Evinora Tarigan)

Dari situs Rinjani National Park diketahui rute perjalanan selama tiga hari dari Rinjani menuju tepi kawah Senaru, kemudian turun hingga ke Danau Kawah dan berlanjut ke Sembaun Lawang merupakan salah satu jalur pendakian terbaik di Asia Tenggara. Tapi bagi pendaki yang suka bertualang mungkin akan langsung menuju puncak gunung api. Rute ini paling aman dicapai dari Sembalun Lawang. Dibutuhkan waktu sekitar empat hari agar pendaki tiba di Senaru.

Masyarakat setempat diberi kesempatan mendapat keuntungan dari jalur pendakian ini. Dinas Pariwisata Lombok dan perwakilan masyarakat mengelola jalur pendakian bernama Rinjani Trek Center (RTC) Di Senaru dan Pusat Informasi Rinjani (RIC) di Sembalun Lawang.

Leave a Reply

  • (not be published)