Salah satu sudut jalan di Kota Petersburg, Rusia yang sepi sejak aturan isolasi diterapkan di negara ini (Fotografer: Ksenia)

PETERSBURG – Suasana di jalanan Kota Petersburg, Rusia masih sepi. Masyarakat kebanyakan masih menghabiskan waktu mereka di rumah megikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Dimana disebutkan bahwa hingga saat ini kawasan perbatasan negara di Rusia masih ditutup untuk umum karena pandemi corona. Tercatat hingga Juni 2020 kemarin 7106 masyarakat meninggal akibat Covid-19. Ini adalah angka kematian terbesar yang pernah terjadi di Rusia dalam 10 tahun terakhir.

Di Petersburg dan Moskow misalnya, masyarakat mendapat aturan yang sangat ketat dari pemerintah. Mereka hanya diizinkan pergi keluar rumah dengan aturan tertentu, salah satunya adalah aturan berbelanja dan mengajak hewan peliharaan jalan-jalan di area yang jauhnya tak lebih dari 100 meter dari rumah tinggal. Bila harus bepergian, maka warga harus mengajukan surat izin kepada petugas setempat yang berlaku hanya beberapa jam saja. Dengan kata lain, aturan di negara ini memang dibuat karena banyaknya jumlah korban meninggal akibat corona.

Aturan diatas dikeluarkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin sejak awal April kemarin. Hanya saja banyak orang yang kurang menaati peraturan tersebut. Mereka justru memanfaatkan waktu luang bekerja di rumah atau istilah sekarang disebut work from home dengan berlibur. “Banyak orang yang tidak peduli pada pandemi dan ancaman virus ini. Orang pergi ke taman, piknik, dan beberapa bahkan terbang ke resor seperti Sochi dan Crimea,” ujar Tsvetkovaelen kepada The Editor, Selasa (14/7).

Acara lain yang harus dijadwal ulang selama pandemi virus ini di Rusia adalah Parade kemenangan yang telah diadakan selama 75 tahun untuk menghormati kemenangan dalam Perang Dunia ke-2 harus ditunda ke tanggal 24 Juni 2020 kemarin dari jadwal seharusnya 9 Mei 2020.

Selain menutup perbatasan, Rusia ternyata hanya mengizinkan warganya yang tinggal di luar negeri masuk ke negara ini dengan penerbangan khusus yang disiapkan oleh pemerintah. Dan tentunya harus mengikuti standar aturan untuk ikut masa observasi saat tiba di Rusia dan mematuhi aturan isolasi di rumah.

Peraturan ini diambil mengingat kondisi penyebaran pandemi corona yang makin tidak terkontrol. Sampai pada akhirnya pemerintah Rusia mengambil kesimpulan bahwa menutup perbatasan masuk ke negara ini satu-satunya jalan agar Covid-19 tidak lagi menyerang warganya dan menimbulkan kematian yang lebih banyak lagi.

Menurut pemerintah Rusia, mengendalikan pandemi corona agar tidak menyerang warganya hanya bisa dilakukan dengan memperketat akses masyarakatnya dengan aturan isolasi wajib di rumah. Masyarakat dikenakan denda yang sangat tinggi bila kedapatan melanggar aturan. Semua perusahaan katering dan pusat perbelanjaan ditutup, konser dan acara publik juga dibatalkan. Banyak perusahaan memindahkan waktu kerja karyawannya ke rumah dengan sistem online, sementara itu pihak universitas dan sekolah memberlakukan sistem pelatihan berlanjut jarak jauh.

Leave a Reply

  • (not be published)