Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Wajo pada Sabtu, 26 Juni 2021 kemarin (Foto: @andisudirman.sulaiman/ THE EDITOR)

SULAWESI SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo dan Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir akibat luapan sungai di Desa Lajokka pada Minggu (27/6) waktu setempat.

Dari foto yang diunggah oleh akun Instagram Gubernur Sulawesi Selatan di @andisudirman.sulaiman terlihat akibat banjir rumah-rumah warga rusak oleh terjangan air sungai yang membawa sampah. Selain itu, pohon-pohon dan tanah juga menumpuk di halaman rumah warga.

“TRC BPBD Kabupaten Wajo dan Provinsi telah turun ke lapangan untuk memastikan bantuan logistic siap untuk disalurkan kepada korban bencana,” tulis akun tersebut, Minggu (27/6).

Sebagaimana diketahui, banjir bandang menerjang Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada Sabtu (26/6). BPBD mencatat 40 keluarga atau 123 jiwa terkena dampak akibat banjir ini.

Pohon pisang yang terbawa ke pemukiman warga akibat air sungai meluap pada Sabtu, 26 Juni 2021 kemarin (Foto: @andisudirman.sulaiman/ THE EDITOR)

Saat ini, anggota TRC BPBD Kabupaten Wajo melakukan upaya asesmen dan evakuasi warga dari lokasi banjir bandang. BPBD Provinsi Sulsel telah memastikan stok logistik aman untuk masyarakat terdampak banjir bandang.

“Beberapa minggu kemarin, BPBD provinsi sudah berkeliling di kabupaten untuk memberikan ‘buffer’ stok logistik. Dan tim dari BPBD kabupaten sudah menyalurkan kepada masyarakat terdampak,” katanya.

Hal itu dilakukan sesuai dengan instruksi Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman agar stok logistik dari provinsi aman sehingga bisa untuk penanganan jika terjadi musibah di daerah.

“Atas arahan Bapak Plt Gubernur Sulsel agar kami melakukan percepatan pemberian bantuan bila mana ada kejadian di kabupaten. Kejadian di Wajo, kami tetap monitor dan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten. Informasi terakhir, air sudah mulai surut,” ujarnya.

Leave a Reply

  • (not be published)