Bombardier Global 6000 (Sumber Foto: Aero)

INDIA – Tak hanya kalangan atas yang ramai-ramai meninggalkan India, namun kalangan menengah juga memiliki inisiatif yang sama. Harga tiket menuju Uni Emirat Arab (UEA) melonjak karena negara ini juga akan segera menutup dirinya dari kunjungan turis asal India. Semua penerbangan dari UEA ke India akan ditangguhkan sejak Minggu (24/4) kemarin karena India menjadi satu-satunya negara di Asia Selatan yang mencapai rekor tertinggi masyarakatnya terkena virus corona.

Rute penerbangan menuju UEA ke India adalah salah satu koridor udara tersibuk di dunia. Situs perbandingan harga menunjukkan penerbangan komersial satu arah dari Mumbai ke Dubai pada hari Jumat dan Sabtu menelan biaya sebanyak 80.000 rupee ($ 1.000), sekitar 10 kali lipat dari tarif biasa.

Sementara itu, tiket untuk rute penerbangan dari New Delhi ke Dubai harganya lebih dari 50.000 rupee atau lima kali lipat dari harga normal. Dan setelah masa penangguhan berlaku, yakni Minggu (24/4) kemarin, tidak ada lagi penjualan tiket dari India menuju UEA sampai 10 hari masa lockdown berlalu.

Sementara itu, untuk pemesanan pesawat jet pribadi ternyata cukup mencengangkan. Juru bicara perusahaan Charter Air Charter Service India mengatakan kepada AFP.

“Ada 12 penerbangan besok ke Dubai dan semuanya penuh,” ujarnya kepada AFP.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Juru Bicara Enthrall Aviation, penyedia jasa penyewaan pesawat jet pribadi lainnya. Kata mereka, biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa pesawat private jet dengan kapasitas 13 tempat duduk dengan rute penerbangan dari Mumbai ke Dubai adalah 38.000 dollar atau sekitar Rp570.000.000. Sementara untuk pemesanan enam tempat duduk akan dibanderol seharga 31.000 dollar atau sekitar Rp465.000.000.

“Kami bahkan hampir menyiapkan 80 penerbangan ke Dubai hari ini saja,” ujar katanya.

Leave a Reply

  • (not be published)