Koin emas yang ditemukan oleh Arkeolog Muda yang bekerja secara sukarela, Oz Cohen (Sumber Foto: BBC)

Koin emas yang ditemukan oleh Arkeolog Muda yang bekerja secara sukarela, Oz Cohen (Sumber Foto: BBC)

ISRAEL – Arkeolog muda yang bekerja secara sukarela di Israel menemukan 425 koin emas yang terkubur di dalam toples tanah liat yang berumur 1.100 tahun.

Disadur dari BBC, diketahui bahwa sebagian besar uang itu berasal dari masa periode awal Islam, ketika wilayah itu menjadi bagian dari kekhalifahan Abbasiyah.

Koin seberat 845g (30oz) tersebut menurut para arkeolog pada zamannya mampu membeli rumah mewah di salah satu kota kekhalifahan.

“Orang yang mengubur harta karun ini 1.100 tahun yang lalu pasti berharap untuk mengambilnya kembali karena untuk mengamankannya Ia menggunakan paku agar tidak bergerak dari posisinya,” ujar Direktur penggalian, Liat Nadav-Ziv dan Elie Haddad dari Israel Antiquities Otoritas pada Agustus tahun 2020 lalu.

Ia akui menemukan koin emas sebanyak itu merupakan peristiwa yang langka. Para arkeolog ini mengatakan bila selama Ia sangat jarang menemukan emas saat penggalian arkeolog dilakukan. Karena biasanya emas memang sangat berharga karena busa dilebur kembali dan digunakan dari generasi ke generasi.

Pemuda yang menemukan timbunan itu, Oz Cohen mengatakan bahwa pengalaman tersebut merupakan sebuah pengalaman yang menakjubkan. Saat menggali di tanah Ia mengakh melihat sebuah benda tipis seperti daun. Ketika diperhatikan lebih dalam ternyata tumpukan benda tersebut adalah emas.

Robert Kool, seorang ahli koin mengatakan dari tumpukan koin tersebut juga ditemukan 270 potongan kecil uang emas dinar yang dijadikan uang receh.

Salah satu potongan tersebut merupakan fragmen dari solidus emas Kaisar Bizantium Theophilos yang dicetak di Konstantinopel, yang merupakan bukti material langka dari hubungan berkelanjutan antara dua kekaisaran yang bersaing selama periode ini.

Leave a Reply

  • (not be published)