Module: Newspaper and Blog

Posted on March 12, 2014, 12:18 pm
Module 4
, 1 day ago

Ini Choga, Rumah Beratap Jerami Untuk Rakyat Jelata Di Korea Selatan

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah .....
Hahoe, Desa Pertanian Di Korea Yang Berusia 600 Tahun
KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun .....
Mengapa Orang Korea Makannya Banyak?
KOREA SELATAN –  Seluruh restoran di Korea umumnya menyajikan makanan pendamping kepada tamunya. Makin banyak .....
Menikmati Pedestrian Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan.
SEOUL – Cheonggyecheon demikian sebutan sungai sepanjang 8.4 kilometer yang membentang di pusat kota Seoul, .....
Cho Ok Hwa, Master Pembuat Soju Minuman Khas Korea Ternyata Adalah Seorang Wanita!
KOREA – Di Korea semua bidang pekerjaan dihargai sedemikian tinggi hingga saat seseorang mendapat gelar .....
Ini Dia Es Krim Bunga Rose Dari Pusat Fashion Dunia, Myeong-dong, Korea Selatan
KOREA – Ibukota Korea yakni Seoul adalah negara yang tidak asing lagi di telinga orang .....
Swasembada Bawang Putih 2021 Gagal Total, 3.900 Miliar Uang Negara Juga Habis Tak Berbekas
JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia .....
Module 6
Ini Choga, Rumah Beratap Jerami Untuk Rakyat Jelata Di Korea Selatan
The Editor
KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini,
Hahoe, Desa Pertanian Di Korea Yang Berusia 600 Tahun
The Editor
KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan sempurna. Mengapa dikatakan demikian? Karena
Mengapa Orang Korea Makannya Banyak?
The Editor
KOREA SELATAN –  Seluruh restoran di Korea umumnya menyajikan makanan pendamping kepada tamunya. Makin banyak menunya, makin mahal juga biasanya harganya. Tak heran memang pemerintah Korea Selatan sangat gencar mempromosikan
Module 5
Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.
Travel Apr 18, 2021
The Editor
Salah satu Choga yang berada di Desa Hahoe, Andong, Korea Selatan. Rumah ini dijadikan sebagai cafe sehingga diberi banyak ornamen modern sebagai hiasan (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu dan sayur-sayuran.

Tak hanya atap, pada jaman dahulu dinding rumah ini juga menggunakan jerami. Lantainya terbuat dari tanah. Namun di masa sekarang kebanyakan rumah jenis ini memakai penutup dinding dari kayu.

Karena menggunakan bahan-bahan yang mudah membusuk seperti tanah, jerami dan kayu, maka petani di Korea Selatan yang tinggal di rumah jenis ini harus selalu memperhatikan bagian rumah yang mulai mengalami pembusukan. Jadi tak heran, jerami sangat penting bagi masyarakat Korea di jaman dahulu.

Choga dibangun oleh pemilik rumah itu sendiri dan akan diwariskan ke anak cucu mereka. Hal semacam ini bagi orang Korea ternyata adalah budaya. Jadi, Choga adalah potret kehidupan masyarakat jelata di Korea Selatan.

Salah satu desa yang menawarkan pemandangan rumah-rumah beratap jerami di Korea Selatan adalah Hahoe. Desa ini adalah salah satu yang paling terkenal di Korea. Hahoe adalah desa yang dihuni oleh keluarga bangsawan bermarga Ryu di Pungsan.

Disini, para bangsawan Ryu menyediakan rumah bagi pembantu dan buruh tani mereka dengan menyediakan hunian beratap jerami berdinding kayu. Lokasinya tepat dibelakang rumah tinggal para bangsawan ini. Cukup unik…

Module 9

Ini Choga, Rumah Beratap Jerami Untuk Rakyat Jelata Di Korea Selatan

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu
The Editor
Module 12 carousel
Ini Choga, Rumah Beratap Jerami Untuk Rakyat Jelata Di Korea Selatan
Hahoe, Desa Pertanian Di Korea Yang Berusia 600 Tahun
Mengapa Orang Korea Makannya Banyak?
Menikmati Pedestrian Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan.
Cho Ok Hwa, Master Pembuat Soju Minuman Khas Korea Ternyata Adalah Seorang Wanita!
Ini Dia Es Krim Bunga Rose Dari Pusat Fashion Dunia, Myeong-dong, Korea Selatan
Swasembada Bawang Putih 2021 Gagal Total, 3.900 Miliar Uang Negara Juga Habis Tak Berbekas
< >
Module 14

Ini Choga, Rumah Beratap Jerami Untuk Rakyat Jelata Di Korea Selatan

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat
Elitha Tarigan on Travel / 18, Apr / 0

Hahoe, Desa Pertanian Di Korea Yang Berusia 600 Tahun

KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan
Elitha Tarigan on Culture / 18, Apr / 0

Mengapa Orang Korea Makannya Banyak?

KOREA SELATAN –  Seluruh restoran di Korea umumnya menyajikan makanan pendamping kepada tamunya. Makin banyak menunya, makin mahal juga biasanya harganya. Tak heran memang pemerintah
Elitha Tarigan on Culture / 18, Apr / 0

Menikmati Pedestrian Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan.

SEOUL – Cheonggyecheon demikian sebutan sungai sepanjang 8.4 kilometer yang membentang di pusat kota Seoul, Korea Selatan. Dulunya proyek senilai 900 juta dollar ini sempat
Kontributor Jakarta, DWI on Travel / 18, Apr / 0

Cho Ok Hwa, Master Pembuat Soju Minuman Khas Korea Ternyata Adalah Seorang Wanita!

KOREA – Di Korea semua bidang pekerjaan dihargai sedemikian tinggi hingga saat seseorang mendapat gelar master maka dia akan dikenang selamanya. Salah satunya adalah master
Elitha Tarigan on Finance / 18, Apr / 0

Ini Dia Es Krim Bunga Rose Dari Pusat Fashion Dunia, Myeong-dong, Korea Selatan

KOREA – Ibukota Korea yakni Seoul adalah negara yang tidak asing lagi di telinga orang Indonesia. Di Myeong-dong misalnya, pusat fashion internasional ini memang terkenal
Kontributor Jakarta, DWI on Travel / 18, Apr / 0
module 18
KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa
Elitha Tarigan | April 18th, 2021
Module 22

22

Berita Sepak Bola

72

Culture

141

Finance

48

Berita Internasional
JET

24

JET

101

Politic
Module 23
18
Apr
KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga.
3 mins 0
18
Apr
KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa
3 mins 0

Module 25

Module 27
18
Apr
KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah
3 mins 0
Module
Salah satu Choga yang berada di Desa Hahoe, Andong, Korea Selatan. Rumah ini dijadikan sebagai cafe sehingga diberi banyak ornamen modern sebagai hiasan (Foto: Elitha Evinora Tarigan)
The Editor
Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu dan sayur-sayuran.

Tak hanya atap, pada jaman dahulu dinding rumah ini juga menggunakan jerami. Lantainya terbuat dari tanah. Namun di masa sekarang kebanyakan rumah jenis ini memakai penutup dinding dari kayu.

Karena menggunakan bahan-bahan yang mudah membusuk seperti tanah, jerami dan kayu, maka petani di Korea Selatan yang tinggal di rumah jenis ini harus selalu memperhatikan bagian rumah yang mulai mengalami pembusukan. Jadi tak heran, jerami sangat penting bagi masyarakat Korea di jaman dahulu.

Choga dibangun oleh pemilik rumah itu sendiri dan akan diwariskan ke anak cucu mereka. Hal semacam ini bagi orang Korea ternyata adalah budaya. Jadi, Choga adalah potret kehidupan masyarakat jelata di Korea Selatan.

Salah satu desa yang menawarkan pemandangan rumah-rumah beratap jerami di Korea Selatan adalah Hahoe. Desa ini adalah salah satu yang paling terkenal di Korea. Hahoe adalah desa yang dihuni oleh keluarga bangsawan bermarga Ryu di Pungsan.

Disini, para bangsawan Ryu menyediakan rumah bagi pembantu dan buruh tani mereka dengan menyediakan hunian beratap jerami berdinding kayu. Lokasinya tepat dibelakang rumah tinggal para bangsawan ini. Cukup unik…

Module
Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu…

Dikelilingi oleh tembok-tembok bebatuan setinggi 2 meter, Desa Hahoe yang berada di Kota Andong tidak berubah sejak pertama kali berdiri 600 tahun yang lalu. Desa pertanian ini adalah contoh nyata sebuah desain arsitektur kuno yang bisa diaplikasikan di kehidupan modern sekarang ini.

KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan sempurna.

Mengapa dikatakan demikian? Karena pendiri desa ini memikirkan pengaturan masyarakat dengan sempurna agar bisa terus berproduksi agar menjadi desa yang makmur.

Tidak banyak desa yang berada dekat dengan…