ECONOMIC REPORT
The Editor
Salah satu pintu masuk menuju Desa Budaya Hahoe. Suasana musim semi membuat warga mempersiapkan lahannya untuk ditanami padi dan sayur-sayuran (Foto: Elitha Evinora Tarigan)
Dikelilingi oleh tembok-tembok bebatuan setinggi 2 meter, Desa Hahoe yang berada di Kota Andong tidak berubah sejak pertama kali berdiri 600 tahun yang lalu. Desa pertanian ini adalah contoh nyata sebuah desain arsitektur kuno yang bisa diaplikasikan di kehidupan modern sekarang ini.

KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan sempurna.

Mengapa dikatakan demikian? Karena pendiri desa ini memikirkan pengaturan masyarakat dengan sempurna agar bisa terus berproduksi agar menjadi desa yang makmur.

Tidak banyak desa yang berada dekat dengan aliran sungai berhasil dibangun sesukses dan secantik Hahoe. Desa ini bentuknya seperti bunga lotus. Pintu masuknya di desain sempit dan kecil agar tidak mudah diintervensi oleh pihak asing.

Anggota klan Pungsan Ryu adalah pendiri Desa Hahoe. Selama 600 tahun, klan marga Pungsan Ryu mengolah tanah yang mereka tinggali. Salah satunya adalah bidang pertanian.

Bila dilihat dari bentuk desa ini, diketahui bahwa tempat tinggal para bangsawan diletakkan di bagian belakang. Rumah-rumah ini ditandai dengan atap genteng dan dinding berwarna putih.

Sementara itu, di bagian depan adalah rumah-rumah beratap jerami yang biasa…

MORE ARTICLES

Mengapa Orang Korea Makannya Banyak?
KOREA SELATAN –  Seluruh restoran di Korea umumnya menyajikan makanan
Kejatuhan Dan Kebangkitan Yerusalem Kuno Sudah Diramalkan Bertahun-Tahun Sebelumnya
JAKARTA – Kejatuhan Yerusalem telah diramalkan oleh Nabi Yeremia bertahun-tahun
Taiwan Gelar Pameran Budaya Islam Selama 19 Hari
TAIPEI – Acara pameran ini diselenggarakan secara bersama oleh Kementerian
Ini Cara Paling Efektif, Sehat Dan Irit Saat Menikmati Sistem Kerja Dari Rumah
JAKARTA – Nita Oktavia (40) seorang wanita yang tinggal di
Mengetahui Situasi Terkini Australia Lewat Wisata Online
AUSTRALIA – Dalam video berdurasi 01:24 menit yang ditayangkan oleh
Desain Arsitektur Masjid Biru Istanbul Mirip Dengan Museum Hagia Sofia
ISTANBUL – Berkunjung ke Istanbul, Turki kurang lengkap tanpa masuk

[stock_ticker symbols=”AAPL,MSFT,INTC,AMD,NVDA,ATML,HPQ” show=”” zero=”” minus=”” plus=”” static=”” nolink=””]

Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu…

Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu…

Dikelilingi oleh tembok-tembok bebatuan setinggi 2 meter, Desa Hahoe yang berada di Kota Andong tidak berubah sejak pertama kali berdiri 600 tahun yang lalu. Desa pertanian ini adalah contoh nyata sebuah desain arsitektur kuno yang bisa diaplikasikan di kehidupan modern sekarang ini.

KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan sempurna.

Mengapa dikatakan demikian? Karena pendiri desa ini memikirkan pengaturan masyarakat dengan sempurna agar bisa terus berproduksi agar menjadi desa yang makmur.

Tidak banyak desa yang berada dekat dengan…

Jaman Dulu Soju Digunakan Untuk Mengobati Raja Yang Tidak Semangat Memimpin Pemerintahan

KOREA – Di Korea semua bidang pekerjaan dihargai sedemikian tinggi hingga saat seseorang mendapat gelar master maka dia akan dikenang selamanya. Salah satunya adalah master pembuat Soju atau minuman arak khas Korea Selatan.

Sejarah dari Soju itu sendiri cukup unik karena awalnya Soju digunakan sebagai obat. Kala itu soju diberikan kepada Raja Danjong dan seluruh menteri dibawah kekuasannya yang mengalami penurunan kualitas kerja dan tidak…

WEEKLY REPORT

Ini Choga, Rumah Beratap Jerami Untuk Rakyat Jelata Di Korea Selatan

/ Apr 18
KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini,
The Editor
Salah satu Choga yang berada di Desa Hahoe, Andong, Korea Selatan. Rumah ini dijadikan sebagai cafe sehingga diberi banyak ornamen modern sebagai hiasan (Foto: Elitha Evinora Tarigan)
Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat. By /

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu dan sayur-sayuran.

Tak hanya atap, pada jaman dahulu dinding rumah ini juga menggunakan jerami. Lantainya terbuat dari tanah. Namun di masa sekarang kebanyakan rumah jenis ini memakai penutup dinding dari kayu.

Karena menggunakan bahan-bahan yang mudah membusuk seperti tanah, jerami dan kayu, maka petani di Korea Selatan yang tinggal di rumah jenis ini harus selalu memperhatikan bagian rumah yang mulai mengalami pembusukan. Jadi tak heran, jerami sangat penting bagi masyarakat Korea di jaman dahulu.

Choga dibangun oleh pemilik rumah itu sendiri dan akan diwariskan ke anak cucu mereka. Hal semacam ini bagi orang Korea ternyata adalah budaya. Jadi, Choga adalah potret kehidupan masyarakat jelata di Korea Selatan.

Salah satu desa yang menawarkan pemandangan rumah-rumah beratap jerami di Korea Selatan adalah Hahoe. Desa ini adalah salah satu yang paling terkenal di Korea. Hahoe adalah desa yang dihuni oleh keluarga bangsawan bermarga Ryu di Pungsan.

Disini, para bangsawan Ryu menyediakan rumah bagi pembantu dan buruh tani mereka dengan menyediakan hunian beratap jerami berdinding kayu. Lokasinya tepat dibelakang rumah tinggal para bangsawan ini. Cukup unik…

MORE ARTICLES

Hahoe, Desa Pertanian Di Korea Yang Berusia 600 Tahun
KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa
Mengapa Orang Korea Makannya Banyak?
KOREA SELATAN –  Seluruh restoran di Korea umumnya menyajikan makanan
Menikmati Pedestrian Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan.
SEOUL – Cheonggyecheon demikian sebutan sungai sepanjang 8.4 kilometer yang
Cho Ok Hwa, Master Pembuat Soju Minuman Khas Korea Ternyata Adalah Seorang Wanita!
KOREA – Di Korea semua bidang pekerjaan dihargai sedemikian tinggi
The Editor
Salah satu pintu masuk menuju Desa Budaya Hahoe. Suasana musim semi membuat warga mempersiapkan lahannya untuk ditanami padi dan sayur-sayuran (Foto: Elitha Evinora Tarigan)
Dikelilingi oleh tembok-tembok bebatuan setinggi 2 meter, Desa Hahoe yang berada di Kota Andong tidak berubah sejak pertama kali berdiri 600 tahun yang lalu. Desa pertanian ini adalah contoh nyata sebuah desain arsitektur kuno yang bisa diaplikasikan di kehidupan modern sekarang ini. By /

KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan sempurna.

Mengapa dikatakan demikian? Karena pendiri desa ini memikirkan pengaturan masyarakat dengan sempurna agar bisa terus berproduksi agar menjadi desa yang makmur.

Tidak banyak desa yang berada dekat dengan aliran sungai berhasil dibangun sesukses dan secantik Hahoe. Desa ini bentuknya seperti bunga lotus. Pintu masuknya di desain sempit dan kecil agar tidak mudah diintervensi oleh pihak asing.

Anggota klan Pungsan Ryu adalah pendiri Desa Hahoe. Selama 600 tahun, klan marga Pungsan Ryu mengolah tanah yang mereka tinggali. Salah satunya adalah bidang pertanian.

Bila dilihat dari bentuk desa ini, diketahui bahwa tempat tinggal para bangsawan diletakkan di bagian belakang. Rumah-rumah ini ditandai dengan atap genteng dan dinding berwarna putih.

Sementara itu, di bagian depan adalah rumah-rumah beratap jerami yang biasa menjadi tempat dimana petani dan warga kelas bawah atau rakyat jelata tinggal. Mereka juga tinggal dekat dengan lahan pertanian yang mengandalkan penanaman padi.

Jadi, bila dilihat dari bukit yang berada di seberang sungai, Desa Hahoe sangat rapi. Karena sejak awal di desain 600 tahun lalu, susunan pohon-pohon dan jalanan di sepanjang rumah diatur dengan baik. Pengunjung dapat melihat gaya hidup masyarakat zaman kuno secara aktual saat berada disana.

Pintu dan tembok…

MORE ARTICLES

Mengapa Orang Korea Makannya Banyak?
KOREA SELATAN –  Seluruh restoran di Korea umumnya menyajikan makanan
Kejatuhan Dan Kebangkitan Yerusalem Kuno Sudah Diramalkan Bertahun-Tahun Sebelumnya
JAKARTA – Kejatuhan Yerusalem telah diramalkan oleh Nabi Yeremia bertahun-tahun
Taiwan Gelar Pameran Budaya Islam Selama 19 Hari
TAIPEI – Acara pameran ini diselenggarakan secara bersama oleh Kementerian
Salah satu Choga yang berada di Desa Hahoe, Andong, Korea Selatan. Rumah ini dijadikan sebagai cafe sehingga diberi banyak ornamen modern sebagai hiasan (Foto: Elitha Evinora Tarigan)
The Editor
Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.
Travel Apr 18, 2021

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu dan sayur-sayuran.

Tak hanya atap, pada jaman dahulu dinding rumah ini juga menggunakan jerami. Lantainya terbuat dari tanah. Namun di masa sekarang kebanyakan rumah jenis ini memakai penutup dinding dari kayu.

Karena menggunakan bahan-bahan yang mudah membusuk seperti tanah, jerami dan kayu, maka petani di Korea Selatan yang tinggal di rumah jenis ini harus selalu memperhatikan bagian rumah yang mulai mengalami pembusukan. Jadi tak heran, jerami sangat penting bagi masyarakat Korea di jaman dahulu.

Choga dibangun oleh pemilik rumah itu sendiri dan akan diwariskan ke anak cucu mereka. Hal semacam ini bagi orang Korea ternyata adalah budaya. Jadi, Choga adalah potret kehidupan masyarakat jelata di Korea Selatan.

Salah satu desa yang menawarkan pemandangan rumah-rumah beratap jerami…

SLAH
Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu…

Jaman Dulu Soju Digunakan Untuk Mengobati Raja Yang Tidak Semangat Memimpin Pemerintahan

KOREA – Di Korea semua bidang pekerjaan dihargai sedemikian tinggi hingga saat seseorang mendapat gelar master maka dia akan dikenang selamanya. Salah satunya adalah master pembuat Soju atau minuman arak khas Korea Selatan.

Sejarah dari Soju itu sendiri cukup unik karena awalnya Soju digunakan sebagai obat. Kala itu soju diberikan kepada Raja Danjong dan seluruh menteri dibawah kekuasannya yang mengalami penurunan kualitas kerja dan tidak…

Jaman Dulu Soju Digunakan Untuk Mengobati Raja Yang Tidak Semangat Memimpin Pemerintahan

KOREA – Di Korea semua bidang pekerjaan dihargai sedemikian tinggi hingga saat seseorang mendapat gelar master maka dia akan dikenang selamanya. Salah satunya adalah master pembuat Soju atau minuman arak khas Korea Selatan.

Sejarah dari Soju itu sendiri cukup unik karena awalnya Soju digunakan sebagai obat. Kala itu soju diberikan kepada Raja Danjong dan seluruh menteri dibawah kekuasannya yang mengalami penurunan kualitas kerja dan tidak…

SLAH
Hanok yang berarti rumah tradisional Korea tidak selalu menggunakan atap genteng karena ada juga yang beratap jerami. Umumnya Hanok dengan atap jerami lebih berwarna dan terasa hangat saat dilihat.

KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini, maka pemandangan menarik yang selalu akan Anda temui adalah halaman dan bahkan atap yang kerap ditanami sayur-sayuran seperti labu…

FLASH
Ini Choga, Rumah Beratap Jerami Untuk Rakyat Jelata Di Korea Selatan
The Editor
KOREA SELATAN – Rumah beratap jerami di Korea Selatan umumnya disebut Choga. Rumah ini biasa dihuni oleh masyarakat kelas bawah atau petani di Korea. Saat berkunjung ke rumah semacam ini,
Hahoe, Desa Pertanian Di Korea Yang Berusia 600 Tahun
The Editor
KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan sempurna. Mengapa dikatakan demikian? Karena

TODAY

EVENT

11

Jun

Grand Tourist Hotel. Room 112
021-7668654; 021-7645365

12

Nov

021-7668654; 021-7645365

TODAY

EVENT

11

Jun

Grand Tourist Hotel. Room 112
021-7668654; 021-7645365

12

Nov

021-7668654; 021-7645365

TODAY

EVENT

11

Jun

Grand Tourist Hotel. Room 112
021-7668654; 021-7645365

12

Nov

021-7668654; 021-7645365
SPORT NEWS
Dikelilingi oleh tembok-tembok bebatuan setinggi 2 meter, Desa Hahoe yang berada di Kota Andong tidak berubah sejak pertama kali berdiri 600 tahun yang lalu. Desa pertanian ini adalah contoh nyata sebuah desain arsitektur kuno yang bisa diaplikasikan di kehidupan modern sekarang ini.
The Editor
Salah satu pintu masuk menuju Desa Budaya Hahoe. Suasana musim semi membuat warga mempersiapkan lahannya untuk ditanami padi dan sayur-sayuran (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

KOREA SELATAN – Desain arsitektur Desa Hahoe sangat mengagumkan, betapa tidak, desa berusia 600 tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh desain pembangunan sebuah daerah dengan sempurna.

Mengapa dikatakan demikian? Karena pendiri desa ini memikirkan pengaturan masyarakat dengan sempurna agar bisa terus berproduksi agar menjadi desa yang makmur.

Tidak banyak desa yang berada dekat dengan aliran sungai berhasil dibangun sesukses dan secantik Hahoe. Desa ini bentuknya seperti bunga lotus. Pintu masuknya di desain sempit dan kecil agar tidak mudah diintervensi oleh pihak asing.

Anggota klan Pungsan Ryu adalah pendiri Desa Hahoe. Selama 600 tahun, klan marga Pungsan Ryu mengolah tanah yang mereka tinggali. Salah satunya adalah bidang pertanian.

Bila dilihat dari bentuk desa ini, diketahui bahwa tempat tinggal para bangsawan diletakkan di bagian belakang. Rumah-rumah ini ditandai dengan atap genteng dan dinding berwarna putih.

Sementara itu, di bagian depan adalah rumah-rumah beratap jerami yang biasa menjadi tempat dimana petani dan warga kelas bawah atau rakyat jelata tinggal. Mereka juga tinggal dekat dengan lahan pertanian yang mengandalkan penanaman padi.

Jadi, bila dilihat dari bukit yang berada di seberang sungai, Desa Hahoe sangat rapi. Karena sejak awal di desain 600 tahun lalu, susunan pohon-pohon dan jalanan di sepanjang rumah diatur dengan baik. Pengunjung dapat melihat gaya hidup masyarakat zaman kuno secara aktual saat berada disana.

Rumah-rumah di desa ini di bangun ke arah yang berbeda karena…