Gedung-gedung bertingkat dan apartemen empat lantai memenuhi Kota Istanbul, Turki (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

ISTANBUL – Mustafa Kemal Ataturk adalah salah satu tokoh yang sangat penting di Turki. Pria yang disebut sebagai Bapak Turki tersebut adalah orang pertama yang menjadikan Turki sebagai sebuah negara demokrasi bernama Republik Turki.

Dari pantauan The Editor saat tengah berkunjung ke Istanbul, Turki, patung Mustafa yang berada di stasiun kereta api tidak pernah lepas dari hiasan bunga hidup. Kesan arogan sedikit terlihat di awal melihat patung tersebut.

Namun setelah melihat sejarah lama tentang museum kereta api di Turki, maka Anda akan tahu bahwa Mustafa pernah tinggal dan jadikan tempat tersebut sebagai markas selama Perang Kemerdekaan Turki berlangsung di tahun 1919 – 1929.

Turki, oleh dunia Islam menyebut Mustafa adalah orang yang menghancurkan ke-Islam-an di Turki karena membawa paham sekuler ke negara tersebut. Lalu, pembangunan apa saja yang pernah dilakukan oleh Mustafa saat Ia berhasil untuk pertama kalinya menjadikan negara tersebut modern dan maju seperti sekarang?

1. Menterjemahkan Al-Quran ke dalam bahasa Turki
Pada tahun 1932, sebuah Al-Quran dalam bahasa Turki dibacakan di hadapan audiensi langsung dan disiarkan melalui radio. Tujuannya adalah agar masyarakat Turki dapat memahami isi kitab yang telah dianut selama berabad-abad tersebut.

2. Menghapus Kekhalifahan
Mustafa menilai perempuan adalah kelompok yang sangat tertindas oleh hukum agam konservatif. Bahkan, Ia ungkapkan sendiri di depan makam ibunya bahwa Ia adalah korban pemerintahan para sultan. Dia berjanji untuk memberikan hidupnya jika perlu untuk memperbaikinya. Majelis Nasional Agung Turki kemudian menghapus kekhalifahan pada tahun 1924.

Selama perang berlangsung Mustafa menjadikan wanita sebagai bagian tim yang sangat penting. Dimana setiap rumah-rumah warga Turki dijadikan sebagai tempat untuk menyediakan perbekalan para tentara. Wanita adalah orang-orang yang dipercaya satu-satunya orang yang mampu menyiapkan setiap saat bila dibutuhkan. Diantaranya, satu set pakaian dalam dan sepatu bot, 40% dari semua stok kain, kulit untuk sabun dan lilin, dan makanan.

3. Mengesahkan hukum sekularisasi
Pada tahun 1926, Majelis Turki mengeluarkan hukum sekularisasi. Perempuan dan laki-laki mendapatkan hak waris yang sama. Perceraian tidak lagi terjadi atas kemauan seorang suami. Dengan undang-undang baru tersebut perempuan tidak hanya bisa mengajar di sekolah khusus perempuan tetapi juga di sekolah dasar dan menengah campuran. Perempuan selanjutnya mulai dapat memulai karier di bidang hukum, kedokteran, dan layanan publik meskipun bertahap dan terbatas.

4. Menghapus Poligami
Di perkotaan, hukum tidak lagi mengakui pernikahan agama atau poligami. Namun saat itu di pedesaan poligami masih terus berlanjut. Di pidatonya, Mustafa berkali-kali mengingatkan bahwa penghapusan poligami sangat mendesak di negara tersebut.

5. Mengizinkan perempuan ikut pemilu
Pada 1930, perempuan diberi hak untuk memilih dan dipilih dalam pemungutan suara kota. Anak perempuan Ataturk yang diadopsi Afet, wanita pertama yang mendaftar di Partai Rakyat menjadi seorang pembuat pidato yang aktif. Dia kemudian menjadi profesor sejarah.

6. Untuk pertama kali wanita bisa bekerja dan ikut ajang Miss Universe
Kebutuhan akan tenaga kerja terus tumbuh ketika negara industri dan membuka pabrik di seluruh Anatolia (Turki). Di perkotaan banyak wanita yang bekerja sebagai guru, pengacara, dan hakim, dan bahkan polisi. Wanita seperti Keriman Halis, Miss Turkey dan Miss Universe 1932 menjadi simbol kebebasan yang baru ditemukan.

7. Memilih untuk pertama kalinya wanita sebagai anggota dewan, Ketua Mahkamah Agung hakim
Tahun 1935 Turki sah memiliki 382 anggota dewan pria dan 18 wanita.

8. Hak atas kepemilikan properti diberikan kepada semua warga negara

9. Membentuk industri pertanian, tekstil, mesin, pesawat terbang dan otomotif nasional.

10. Memperkenalkan alfabet Turki yang baru kepada rakyat Sivas

11. Melarang penggunaan fez karena diangap sebagai simbol feodalisme. Jadi lelaki Turki didorong memakai pakaian orang Eropa.

12. Meskipun Islam melarang keras peredaran minuman yang mengandung alkohol, Mustafa menggalakkan produksi minuman ini di dalam negeri dan mendirikan industri minuman keras milik negara.

13. Mustafa Kemal memiliki visi sekuler dan nasionalistik dalam programnya membangun Turki kembali. Ia dengan keras menentang ekspresi kebudayaan Islam yang asli terdapat di kalangan rakyat Turki. Penggunaan huruf Arab dilarang dan negara dipaksa untuk beralih ke alfabet yang berbasis Latin yang baru. Pakaian tradisional Islam, yang merupakan pakaian kebudayaan rakyat Turki selama ratusan tahun, dilarang hukum dan aturan berpakaian yang meniru pakaian barat diberlakukan.

14. Anak Mustafa Sabiha Gokcen menjadi pilot wanita pertama Turki dan pilot wanita pertama di dunia.

15. Dalam wasiatnya, Mustafa menyumbangkan semua harta miliknya kepada Partai Rakyat Republik dengan ketentuan bahwa bunga tahunan dari dana itu akan digunakan untuk menjaga saudara perempuannya Makbule dan anak-anak angkatnya dan mendanai pendidikan tinggi anak-anak Ismet Inonu. Sisa dari minat tahunan ini adalah keinginan untuk Asosiasi Bahasa Turki dan Lembaga Sejarah Turki.

Leave a Reply

  • (not be published)