Angkutan seperti ini disebut warga setempat dengan nama kapal ting ting (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

PANGKEP – Banyak yang mengatakan bila wisata bahari di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sulit dilakukan karena minimnya moda transportasi laut. Apakah demikian? Kali ini tim jalan-jalan The Editor mengajak Anda langsung ke dermaga Maccini Baji Labakkang yang letaknya sekitar 15 menit dari pusat kota Pangkep.

Saat tiba di dermaga terlihat beberapa kapal nelayan tengah bersandar. Turis yang baru pertama kali datang ke kabupaten Pangkep akan mengira kapal tersebut dipakai oleh nelayan untuk menangkap ikan. Ternyata tidak. Kapal-kapal tersebut adalah moda transportasi khas untuk menyeberangi lautan menuju pulau-pulau kecil nan eksotis di kabupaten ini.

Dari dermaga ini, turis bisa melihat pulau-pulau yang umum dijadikan sebagai sarana wisata. Pulau-pulau ini rata-rata dihuni oleh penduduk lokal, kecuali Pulau Cambang=Cambang yang sengaja dibangun jadi resort oleh pemerintah Kabupaten Pangkep.

Ongkos naik kapal ini berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000, tergantung jarak pulau yang akan dituju. Kapal ini juga bisa menjangkau pulau yang jaraknya 1 jam perjalanan dari dermaga Maccini Baji Labakkang.

Kapal-kapal seperti ini sangat lazim ditemukan berlabuh di dermaga Maccini Baji Labakkang. Jadi turis-turis yang ingin berwisata ke pulau-pulau nan eksotis di sekitar Kabupaten Pangkep dapat leluasa memilih waktu bila ingin menyeberang. Kecuali bila gelombang sedang tinggi, maka kapal-kapal ini tidak akan beroperasi.

Daerah lain yang sangat menarik untuk didatangi adalah kolam-kolam ikan milik warga yang tersebar sepanjang jalan menuju dermaga Maccini Baji Labakkang.

Selain itu, rumah panggung yang berdiri diatas lahan rawa dan sungai juga sangat menarik perhatian. Rata-rata rumah panggung di daerah Pangkep berukuran besar dan berwarna. Rumah-rumah tradisional ini masih dipakai oleh warga Pangkep untuk tempat tinggal. Jadi tunggu apa lagi. Berangkat ke Pangkep dan nikmati suasana liburan ramah lingkungan dan murah.

Leave a Reply

  • (not be published)