Salah satu jenis aglonema hasil kreasi @jarupih (Foto: Larasita/ THE EDITOR)

JAKARTA – Bagi yang ingin mencoba untuk berkebun atau mengkoleksi tanaman hias yang perawatannya mudah namun memilki daun dengan berbagai corak indah, mungkin Aglonema bisa menjadi pilihan yang tepat.

Aglonema adalah tanaman yang sempurna untuk yang ingin memulai merawat tanaman karena meski banyak varietas tanaman namun perawatan untuk semua tanaman aglonema sangat mirip.

Ada banyak jenis aglonema yang populer dan banyak dicari seperti Aglonema Bidadari, Aglonema Lipstik, sampai Aglonema Pride of Sumatra. Disamping mudah merawatnya, Harga Agolenema juga cukup terjangkau, berkisar dari Rp 50 ribu meski ada yang sampai jutaan rupiah.

Di Indonesia tanaman ini dikenal dengan nama Sei Rejeki. Sesuai dengan namanya, tanaman ini dipercaya dapat memberikan energi positif atau rejeki, Apalagi ditengan kondisi pandemi seperti saat ini, dengan hadirnya tanaman ini mampu menghilangkan kejenuhan serta dapat membuat udara lebih segar bagi yang merawatnya.

Meskipun Aglonema tidak manja namun ada beberapa tips dan kiat agar tanaman Aglonema ini dapat proses pertumbuhannya dapat berjalan baik dan subur

1. Sinar matahari yang teduh

Tanaman hias aglonema bisa hidup meski hanya dengan sinar matahari yang sedikit. Tanaman ini bisa ditempatkan untuk di indoor maupun di outdoor. Aglonema juga mudah beradaptasi dengan lingkungan.

Meski demikian, akan lebih baik jika Aglonema ditempatkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Daun Aglonema bisa menjadi kuning dan layu jika langsung terkena.

Tips : Sangat disarankan untuk ditempatkan ditempat yang teduh. Meskipun di dalam rumah, disarankan tetap dijemur. Jangan sampai tidak terkena cahaya matahari sama sekali. Aglonema akan tumbuh ditempat yang sinar matahari dan kelembapannya tepat

2. Penyiraman yang pas

Hal yang salah dalam kebanyakan orang adalah semakin sering disiram tanaman akan semakin subur, Jika terlalu sering melakukan penyiraman akan membuat akar dan batangnya menjadi busuk.

Tips : Disiram 2-3 kali seminggu sangat disarankan. Secukupnya saja jangan sampai membuat bagian bawah pot tergenang air.

3. Media tanam yang baik

Untuk pemula, selalu disarankan tanah organik adalah media tanam yang terbaik untuk menanam aglonema. Jika bingung bagaimana mencari tanah organik, bisa mudah dicari di berbagai marketplace media yang ada. Aglonema juga mudah tumbuh subur jika diberi media tanam yang baik.

Tips : Gunakan media tanam organik dan jangan lupa, semprotkan larutan vitamin B1 agar tanaman tidak stress ketika dipindah tempat atau pot 

4. Pot Yang Tepat

Banyak yang berpikir bahwa ukuran pot itu tidak berpengaruh pada proses pertumbuhan tanaman. Jika tanaman diletakan pada pot yang terlalu kecil, mungkin akar tanaman tersebut akan dapat terikat hingga menghambat pertumbuhan tanaman tersebut.

Pastikan ukuran aglonema dan potnya tepat. Jika Aglonema sudah semakin rimbun tidak ada salahnya untuk memindahkan ke pot yang lebih besar

Tips : Selalu megukur diameter dan tinggi tanaman sebelum potting sangat disarankan 

Salah satu jenis aglonema hasil kreasi @jarupih (Foto: Larasita/ THE EDITOR)

5. Pemupukan yang rutin

Pemberian pupuk yang rutin dapat membuat tumbuhan pada media tanam dapat kembali tumbuh secara subur. Pupuk meningkatkan unsur hara pada tanaman atau secara sederhana dapat memberi asupan gizi untuk tanaman.

Ciri ciri mudahnya dapat dilihat pada media tanam di tanaman kita. Jika kondisi tanahnya telah menggumpal, kering, atau terlalu basah, segera diberi pupuk.

Tips : Pemupukan setiap 3 bulan sekali sangat disarankan

6. Peduli dengan daun

Ini yang paling sering diabaikan juga. Keindahan Aglonema terletak pada daunnya, Jika dibiarkan hama pada tanaman yang tidak terlihat seperti tungau dan kutu daun dapat menyerang.

Lap daun aglonema dengan lap halus atau spons halus secara rutin agar daun tetap mengkilap. Jika ada daun yang sudah layu atau menguning juga segera dipangkas agar membantu proses pertumbuhan tanaman.

Tips : Lakukan dengan rentan waktu yang rutin. Jangan menganggap remeh daun yang berdebu karena dapat mengundang penyakit

7. Menyebarkan bibit baru aglonema

Yang terakhir adalah proses pertumbuhan Aglonema. Hal yang paling menyenangkan dalam proses merawat tanaman hias adalah ketika tanaman berhasil tumbuh, berkembang biak, dan menghasilkan daun daun baru.

Merawat Aglonema memungkinkan adanya proses pertumbuhan daun aglonema. Jika Aglonema sudah muncul tunas daun yang baru, dapat ditanam di pot lain agar dapat berkembang biak di pot lainnya.

Tips : Pilihlah tanaman yang memiliki tunas batang paling kuat untuk dijadikan indukan. Indukan tersebut mempunyai paling sedikit 3 sampai 5 daun tersisa sesudah diambil pucuknya untuk menjaga indukan tetap hidup sesudah dipotong pucuknya. Lakukan langkah langkah diatas seperti tempat yang teduh, pot yang pas dan media tanam organik.

Demikan tips cara merawat aglonema secara sederhana. Lakukan dengan rutin niscaya tanaman Agolonema dapat tumbuh subur dan indah.

Selain 7 tips diatas. Hal yang paling utama adalah kita harus sayang dalam merawat tanaman hias kita. Perlu diingat bahwa tanaman adalah mahluk hidup.

Jika kita memberikan kasih sayang kepada tanaman kita, pasti tanaman kita akan tumbuh dengan bahagia sehingga simbiosis mutualisme keindahan akan terlihat dan tanaman hias kita seperti Aglonema akan benar benar mampu memberikan “Sri Rejeki” kepada kita.

@jarupih adalah nama yang dipakai oleh @larasitaw di Instagram untuk menjual berbagai tanaman hias hasil budidayanya sendiri. Dalam bahasa Jawa, Jarupih berarti tangkai daun pisang. Tak ada bagian dari tangkai daun pisang yang tak bermanfaat, begitu juga dengan jarupih.

Leave a Reply

  • (not be published)