Menikmati pinggiran Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan (Fotografer – Elitha Evinora Tarigan)

SEOUL – Cheonggyecheon demikian sebutan sungai sepanjang 8.4 kilometer yang membentang di pusat kota Seoul, Korea Selatan. Dulunya proyek senilai 900 juta dollar ini sempat menuai kritik dari publik karena dibangun saat perkembangan ekonomi Korea Selatan masih sulit. Namun sekarang sungai ini telah populer di kalangan penduduk dan turis.

Sungai Cheonggyecheon mengalir dari barat ke timur dan bermuara ke Laut Kuning setelah sebelumnya singgah ke Sungai Han. Masyarakat dapat menikmati pinggiran sungai sambil duduk atau sekedar jalan-jalan dan berolahraga.

Pemerintah Korea memang sangat ketat menerapkan aturan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah Korea membangun pedestrian yang sangat memadai untuk para penikmat jalan kaki. Lima meter area pejalan kaki bebas hambatan bisa dinikmati di sepanjang sungai ini.

Karena letaknya yang lebih rendah dari jalan raya membuat udara di sungai ini lebih bersih karena bebas dari polusi. Berbeda dengan di Jakarta dimana sungai-sungai dibiarkan kotor, dipenuhi sampah dan bau.

Sungai Cheonggyecheon resmi dibuka tahun 2005 lalu. Meski demikian, perbaikan sungai ini dilakukan sejak tahun 2003. Lebih dari 120.000 ton air di pompa dari Sungai Han untuk mengairi sungai Cheonggyecheon. 22 jembatan dengan ukuran besar dibangun di sepanjang sungai. Area sekitar Sungai Cheonggyecheon tidak pernah sepi dari hiburan. Jadi sangat aman bila anda jalan kaki meski malam hari.

Anda dapat menikmati pemandangan gedung-gedung pencakar langit di sepanjang kanan dan kiri sungai. Berbagai macam restoran mewah, kaki lima hingga pertunjukan dapat dinikmati dan dipilih saat berada disini. Sungai ini cukup mudah ditemukan, tinggal berjalan disekitar Cheonggye Plaza dan Seoul Metropolitan Government. Tak hanya itu, sungai ini dibuka 24 jam dan gratis diakses oleh siapapun.

Leave a Reply

  • (not be published)