SLOVENIA – Bila anda menyediakan uang lebih selama berwisata jangan lupa untuk mencoba restoran terbaik di kota atau negara yang anda singgahi.

Salah satu hidangan di restoran sokol dengan menu sosis babi (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

Salah satu restoran yang menarik untuk didatangi untuk menikmati makan siang di Ljubljana, Slovenia adalah Sokol. Restoran ini cukup unik karena dari pintu depannya saja kita langsung dapat melihat ukiran burung elang berukuran besar seolah menyambut tiap tamu yang datang.

Berbagai alat teknologi pertanian jaman kuno diletakkan di dekat pintu masuk. Dinding yang dilukis daun merambat serta jagung yang menggantung di tiang-tiang alat pemintal benang jadi pemandangan yang menarik dan sangat menarik perhatian.

Restoran ini terdiri dari dua lantai, disarankan untuk duduk di lantai dua karena menyajikan pemandangan menarik khas Slovenia. Chef yang terlihat sibuk di dapur dan jejeran bahan makanan yang yang menggantung di pintu dapur jadi pemandangan yang sulit untuk dilupakan. Orang Slovenia ramah dan tegas, jadi agar tidak canggung lebih baik tunjukkan sikap sebagai turis bila Anda tidak mengerti tulisan yang ada di daftar menu.

Pelayan akan menjelaskan kepada Anda bila pelayanan mereka akan sedikit terlambat karena jumlah tamu yang banyak. Bila dalam kondisi yang sangat lapar tidak disarankan makan siang atau makan malam di restoran ini. Karena dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk pesanan Anda bisa tiba di meja.

“Semua makanan di masak dan fresh,” ujar pelayan kepada The Editor.

Seperti restoran di Eropa lainnya, Sokol juga menyajikan makanan dalam porsi besar yang sebenarnya bisa dimakan oleh dua orang. Jadi, Anda tidak perlu memesan makanan dalam jumlah banyak karena perut orang Eropa dan orang Indonesia tidak sama ukurannya. Perlu diketahui bahwa air putih dan sayuran dipesan terpisah. Jadi sediakan uang lebih saat makan disini.

Agar tidak boros, cukup memilih satu menu saja karena isinya sudah cukup lengkap. Menu yang dicoba kali ini bernama Country Feast seharga 17 euro. Isinya adalah salad, dua jenis sosis babi, babi panggang, telur dan daging cincang.

Karena sangat ingin makan sayuran, maka pesanan lain yang kami tambahkan adalah paprika merah, terong hijau dan bawang bombatya yang semuanya ditumis dengan gaya kesukaan orang Eropa. Menu ini dibanderol seharga 9 euro.

Di restoran ini, minuman bersoda dan minuman beralkohol dijual lebih murah dibandingkan dengan air putih. Jadi tak heran saat makan banyak orang yang memesan segelas wine untuk menemani santap siang mereka.

Lokasi restoran ini berada di kawasan Kota Tua Ljubljana, Slovenia, tidak jauh dari Preseren Square atau Gereja Gratia Plena. Dari gereja Anda cukup berjalan kaki dua menit saja.

Leave a Reply

  • (not be published)