Lizzie Fenwick menggunakan video dan foto yang telah direkam sebelumnya untuk memandu turis virtualnya (Foto: Lizzie Fenwick/ABC)

AUSTRALIA – Dalam video berdurasi 01:24 menit yang ditayangkan oleh ABC, terlihat seorang pemandu wisata yang tengah menjelaskan kepada turis yang tengah ikut wisata online di situsnya.

Salah satu bagian yang jelaskan adalah kondisi pantai-pantai indah di Australia sebelum pandemi corona mewabah di dunia.

Dalam satu layar Ia membagi dua foto yang menunjukkan satu destinasi yang sama. Pantai yang biasa ramai dikunjungi oleh turis ternyata kini harus sepi akibat aturan lock down yang ditetapkan oleh Pemerintah Australian.

Enam orang turis yang menyaksikan tayangan tersebut juga menikmati tayangan video yang diunggah oleh Lizzie Fenwick ini. Wanita ini sekaligus juga menjelaskan tentang tempat penangkaran Kangguru yang juga sepi pengunjung.

Dari tayangan tersebut juga terlihat bila penikmat turis online juga diajak berinteraksi saat mengenalkan tiap daerah wisata yang tengah dikenalkan.

Fenwick mengatakan, kebanyakan peserta turis online yang mampir ke situsnya datang karena berbagai motivasi. Namun kebanyakan diantaranya karena keinginan untuk berwisata yang sangat tinggi namun tidak dilakukan karena situasi dunia yang tengah diserang oleh pandemi corona.

“Saya mendapatkan banyak turis dari Amerika Serikat, wilayah yang saya pikir cukup menakutkan (dari virus corona),” katanya.

Atau, lanjutnya, banyak orang yang memang belum pernah datang ke Australia atau memang karena mereka memang sudah seharusnya datang ke negara ini.

“Saya pikir mereka ikut karena pelarian dari kondisi ini,” jelasnya.

Beberapa orang yang mengikuti tur Fenwick biasanya adalah anggota keluarga yang tersebar di banyak tempat yang tidak bisa bertemu karena aturan karantina dan lock down. Dan mereka menggunakan situs wisata online ini untuk bercengkrama satu sama lain.

“Keluarga besar saya belum bersama dalam setahun, tapi tadi malam kami bepergian ke Australia bersama-sama!” Kata Leslie, seorang warga New York yang baru-baru ini mengikuti tur virtual Fenwick.

“Anda tahu pada akhirnya, saya pikir mereka (peserta tur online) benar-benar merasa seperti bepergian sebentar, dan itu sangat menyenangkan,” kata Fenwick.

Leave a Reply

  • (not be published)