JAKARTA – Sistem syaraf dan kontrol otot bayi berumur enam bulan akan berkembang sehingga kemampuan geraknya berubah dari yang cepat dan spontan menjadi lebih halus dan terkontrol.

Foto: Dokumen Pribadi

“Tahun pertama kehidupan Si Kecil akan ditandai dengan perkembangan kemampuan motoriknya,” demikian diungkapkan oleh Head of Medical Kalbe Nutritionals dr. Muliaman Mansyur dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (16/6).

Ia menjelaskan bahwa sejak berumur empat bulan, bayi sudah memiliki kontrol otot yang memadai untuk memutar kepalanya dan mengikuti gerakan sebuah obyek. Kemampuannya akan terus bertambah dari bulan ke bulan sehingga di tahun pertama umumnya bayi akan mulai mampu untuk seimbang, duduk, merangkak dan akhirnya berdiri.

Kemampuan motorik halus bayi, lanjutnya, juga akan berkembang dari menyentuh obyek secara acak sehingga mampu menggenggam dengan sempurna. Orangtua dapat melatih motorik bayi sekaligus juga memberikan nutrisi yang tepat melalui makanan atau camilan. Sehingga bayi bisa belajar menggenggam dan menjimpit camilannya sambil makan makanan bernutrisi.

Beberapa contoh permainan yang bisa dilakukan untuk menstimulasi motorik bayi menurut Muliaman adalah bermain telungkup, bermain bola dan melatih jari dengan makanan camilan. Selain itu memberikan makanan kecil yang sesuai dengan tangan bayi atau dikenal dengan finger food adalah cara yang dianjurkan untuk mendukung koordinasi antara mata dan tangannya. Cara ini juga sekaligus mengembangkan kemampuan menjepit dan mencengkeram serta keterampilan mengunyah.

“Pemberian finger food merupakan stimulasi yang tepat untuk merangsang pertumbuhan dan mengaktifkan panca indra dan kemampuan motorik halus Si Kecil,” paparnya.

Ia juga menjelaskan bahwa stimulasi indra peraba ini hendaknya dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan bayi, misalnya ketika momen makan besar, bermain, bahkan makan camilan. Stimulasi yang dilakukan terus-menerus dapat mendukung tumbuh kembang, memacu kecerdasan, membantu menguatkan koneksi serabut otak (sinapsis) dan sel-sel otak guna mendukung fungsi otak yang optimal pada bayi.

“Salah satu pilihan yang dapat Bunda berikan pada Si Kecil adalah makanan camilan berbahan organik, seperti Milna Nature Puffs Organic. Bersumber dari pangan organik, Milna Nature Puffs Organic cenderung lebih menyehatkan karena diproses tanpa menggunakan benih transgenik atau rekayasa genetik. Pangan organik juga mengandung kaya akan nutrisi seperti vitamin, mineral, antioksidan, protein, dan berbagai zat-zat lain yang berguna bagi kesehatan,” pungkas Muliaman.

Leave a Reply

  • (not be published)