Hiasan kertas Saa yang menggunakan daun dan bunga alami. Lokasi di Desa Ban Xang Khong, Laos (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

LAOS – Selama bertahun-tahun, desa ini memproduksi dan menjual produk kerajinan tangan yang terbuat dari sutra dan kertas Saa. Kita akan membahas tentang kertas Saa yang sangat unik.

Kertas tradisional Saa tradisional terbuat dari kulit kayu mulberry yang dipotong dan ditumbuk kecil-kecil. Setelah direndam dalam air, direbus dengan air kemudian direndam dalam alkali. Setelah beberapa lama kemudian dibilas dan dipukul dengan palu kayu. Ampas berserat yang diperoleh dimasukkan ke dalam air kemudian diaduk dan diayak sampai bagian halus dari serat tersebut membentuk helaian sutra.

Ayakan kertas ini disesuaikan dengan ukuran kertas yang ingin dibuat. Kebanyakan ukuran ayakan yang tersedia adalah 1 meter dengan lebar 50 cm. Ayakan yang dibuat dari kayu ini akan diisi dengan serat kayu tipis yang berwarna putih. Tentunya dibutuhkan air agar serat tidak terlalu tebal atau terlalu tipis. Seluruh ayakan harus tertutup sempurna layaknya adonan kue yang tipis agar kertas yang dihasilkan tidak mudah rapuh.

Ayakan yang sudah penuh dengan serat kayu akan diisi dengan berbagai macam hiasan yang berasal dari bunga dan daun alami. Setelah selesai maka ayakan dikeringkan dan ditunggu sampai mengeras.

Kertas yang dihasilkan dari proses ini terasa kasar dan kering, namun berpori dan ringan. Tekstur seratnya saling tumpang tindih berupa jaring laba-laba.

Untuk kertas Saa yang polos tanpa corak biasanya diberi berbagai macam warna agar menarik. Kertas-kertas dibentuk sedemikian rupa agar menarik perhatian turis. Ada yang diubah menjadi kertas tulis, dasar untuk lukisan, pelapis bungkus kado, pelapis hiasan lampu dan lain sebagainya.

Ayakan kertas yang dalam tahap pengeringan (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

Saat berkunjung ke desa ini, pengrajin yang kebanyakan adalah ibu rumah tangga akan mengerjakan proses pembuatan kertas di halaman depan. Jadi, setiap pengunjung dapat melihat seluruh proses dari awal sampai akhir.

Saat ini, untuk memenuhi permintaan turis yang tinggi, penduduk Desa Ban Xang Khong menambahkan pewarna alami pada pulp selama produksi untuk membuat lembaran kertas berwarna.

Kertas Saa tidak hanya digunakan untuk menulis atau menggambar tetapi juga dibuat menjadi berbagai macam produk. Kreativitaslah yang membuat kertas Saa menjadi daya tarik utama bagi pengunjung Luang Prabang.

Kertas Saa, yang memiliki sejarah ribuan tahun digunakan tidak hanya untuk menulis, tetapi juga untuk membuat suvenir unik bagi pengunjung Negeri Jutaan Gajah ini.

Leave a Reply

  • (not be published)