Hendri Satrio (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)

JAKARTA – Nama Andi Amran Sulaiman kembali muncul sebagai salah satu kandidat yang paling mungkin untuk maju di Pilpres 2024 mewakili Indonesia Timur.

Pengamat Politik Hendri Satrio mengatakan bahwa kemunculan nama Amran Sulaiman sebagai salah satu kandidat di ajang pencapresan harus dilakukan besar-besaran karena beberapa nama dari Timur Indonesia juga muncul dan meramaikan ajang perpolitikan ibukota.

“Sering muncul dong, bahas masalah di Timur, kasus Papua misalnya,” kata Hendri Satrio kepada The Editor, Minggu (27/6) malam.

Nama-nama yang sering muncul di ibukota untuk meramaikan kancah politik nasional dari Timur menurut versi Hendri Satrio adalah Abraham Samad dan Jusuf Kalla. Kepopuleran mereka juga diikuti oleh beberapa politisi muda seperti Zulkiflimansyah dan Sigit Pasha Ungu.

“Jadi tertinggal Amran kali ini dengan para tokoh timur lainnya,” ungkap Hendri.

Bila terus seperti ini, Hendri menilai posisi Amran akan makin terus tertinggal. Sebab saat ini adalah masa yang paling tepat untuk tokoh-tokoh dari Timur Indonesia mencari jalan keluar untuk persoalan di kawasan Timur.

Tak terkecuali Amran. Sikap diam Amran selama ini menurutnya mempersulit posisinya untuk maju bila tidak terlibat dalam menyelesaikan persoalan di wilayahnya sendiri.

Akibatnya, Amran Sulaiman tertinggal bahkan dari tokoh-tokoh muda terkait isu sensitif dan isu pembangunan di kawasan Timur. “Sekarang sih kecil (karena) ketinggalan dari tokoh yang tadi saya sebutin,” ungkap Hendri.

Hendri mendorong Amran untuk menjadi tokoh yang menyelesaikan persoalan di Timur Indonesia yang selama ini hanya dipegang oleh tokoh-tokoh lama. Bila dilakukan maka elektabilitas Amran dipastikan akan kembali naik dan menduduki posisi yang seharusnya.

Leave a Reply

  • (not be published)