Sebuah gereja didirikan diatas gua tempat Bunda Maria menampakkan dirinya kepada seorang anak kecil. Gereja dibangun sesuai dengan pesan suci yang diterima oleh Bernadette dari Bunda Maria (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

PRANCIS – Setiap tahun, jutaan peziarah dari seluruh dunia datang ke Lourdes. Mereka yang beragama Katolik  percaya bahwa Lourdes adalah tempat untuk menemukan kesembuhan yang ajaib. Mata air dari kota ini dipercaya  mampu menyembuhkan dan tercatat dalam Gereja Katolik bahwa 66 penyembuhan ajaib pernah terjadi disini.

Sebuah gua yang diatasnya dibangun sebuah gereja adalah tempat dimana ratusan orang setiap hari menyepikan diri dan berdoa memohon agar pertolongan datang atas hidup mereka. Gua tersebut dipercaya menjadi tempat  dimana Bernadette saat berumur 14 tahun melihat penampakan Bunda Maria. Di tempat itu juga Bernadette  mendapat pesan dari Bunda Maria yang berdiri tepat di depannya untuk menggali tanah kering dan tandus dengan tangannya. Terbukti, hanya dengan beberapa kali saja menggali, air tiba-tiba keluar dari dalam tanah.

Tidak ada yang bisa melihat kehadiran Bunda Maria. Masyarakat dan keluarga Bernadette yang datang untuk melihat keajaiban yang terjadi di depan mata mereka hanya bisa takjub dan mulai mengikuti semua yang dilakukan Bernadette, yakni membasuh tangan dan wajah serta memakan tumbuhan herbal yang ada di sekitar mata air tersebut. Dan kesembuhan demi kesembuhan terus terjadi sejak saat itu.

Lourdes adalah sebuah kota yang sangat ramah. Penduduknya hampir mengenal semua orang Indonesia yang  berjiarah ke tempat tersebut. Beberapa pemilik restoran dan warung pinggir jalan yang saya ajak bicara mengaku sangat familiar dengan wajah orang Asia. Bahkan beberapa diantaranya telah berlibur ke Indonesia karena pernah menjamu mereka sebagai tamu.

Di sepanjang jalan di Lourdes anda akan menemukan banyak toko yang menjual berbagai kebutuhan untuk berdoa di  Gua Maria. Peziarah biasanya paling banyak membeli jerigen plastik atau kaca kecil untuk diisi air langsung dari Lourdes. Mereka jadikan air dari tempat ini sebagai oleh-oleh.

Ribuan orang dari seluruh dunia mendaftarkan diri sebagai relawan di tempat ini. Mereka yang mendaftar sebagai relawan akan ditempatkan sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Sebagian besar diantaranya mengantarkan pasien yang tengah di rawat di rumah sakit ke Gua Maria. Setiap hari tanpa kenal waktu puluhan atau bahkan ratusan pasien lalu lalang ditemani oleh para relawan untuk berdoa disana.

Selain itu, prosesi di Gua Maria dilakukan setiap hari. Ratusan ribu peserta dari seluruh dunia akan ikut dalam prosesi yang tak pernah berhenti ini. Pasien yang sakit akan mendapat tempat di barisan depan. Prosesi ini adalah doa bersama sembari menyanyikan lagu Ave Maria dari berbagai bahasa di seluruh dunia.

Leave a Reply

  • (not be published)