Kereta cepat yang tengah menunggu penumpang di Stasiun Kyoto, Tokyo (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

JEPANG – Jepang adalah salah satu negara makmur nan modern yang mampu menjaga nilai budayanya hingga sekarang.

Seperti halnya negara maju lainnya, Jepang juga memiliki masa lalu yang kelam. Hal ini yang membuat mereka sangat menghormati budaya dan tradisi yang berlaku di negaranya.

Di Jepang, seluruh moda transportasi sangat ramah pada lansia. Bus antar kota atau bus dalam kota terutama. Ada hal menarik yang bisa dipelajari saat mencoba berbagai moda transportasi di Jepang. Anak muda umumnya suka memakai kereta sebagai alat transportasi yang mengantarkan mereka dari satu tempat ke tempat lain.

Selain mudah dan cepat, alat transportasi ini memang sangat populer dan umum digunakan. Stasiun bawah tanah yang besar dan ramai memang sangat cocok untuk orang yang masih fit dan bugar.

Di dalam kereta, setiap orang memiliki hak yang sama. Seorang lansia yang kebetulan satu gerbong dengan tim The Editor ternyata tetap dalam posiis berdiri sampai akhir stasiun. Anak muda yang duduk di kursi ternyata tidak bergeming sedikitpun untuk memberikan kesempatan baginya untuk duduk. Luar biasanya saat ditawarkan untuk duduk pun ternyata Ia tolak. Sangat mengagumkan menurut kami.

Berbeda dengan bus. Di Jepang, kebanyakan penumpamg bua ternyata adalah lansia. Mereka dengan santai duduk menikmati perjalanan. Di setiap perhentian, supir bus akan mengucapkan selamat tinggal dan berhati-hati saat melangkah dengan ramah dan membungkukkan badan.

Ia menunggu sampai setiap penumpang turun, namun khusus lansia diberi salam agar hati-hati di jalan dengan sopan. Kesan semacam ini sangat jarang kami temui bahkan di Eropa sekalipun. Bagaimana dengan Indonesia?

Sekedar informasi, para lansia di Jepang memang sangat aktif dan rutin berolahraga. Standar kesehatan mereka juga sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari cara para lansia memperlakukan diri mereka sendiri.

Para lansia terbiasa membawa barang dalam jumlah banyak saat berada di kereta. Bahkan saat mereka menggunakan tongkat di dalam kereta bawah tanah, mereka tetap tidak duduk di kursi meski kosong. Gaya hidup semacam ini perlu ditiru, terutama oleh masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

  • (not be published)