Pesawat bertema khusus terbaru dari Azul, PS-AEF (Foto: Azul)

BRASIL – Salah satu alasan Azul Linhas Aéreas Brasileiras S/A, maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Barueri, pinggiran kota Sao Paulo ini mengubah tampilan badan pesawatnya dengan penuh warna adalah karena meningkatnya jumlah masyarakat yang tetular covid-19.

Didominasi oleh warna hijau, Azul menggambarkan keanekaragaman fauna dan flora Brasil di badan pesawat Embraer 195-E2.

Aksi ini juga disebut-sebut juga mendukung proyek Ararinha na Natureza yang bertujuan untuk melestarikan spesies dan memperkenalkannya kembali di alam liar pada tahun 2022. Ararinha azul yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Spix’s Macaw ini telah dinyatakan punah di alam liar sejak tahun 2000 lalu.

Proyek perwarnaan badan pesawat ini dimulai tahun 2019 lalu dan diberi nama Por Um Céu Mais Azul (untuk langit yang lebih biru), dan dipercayakan kepada agensi Dionisio.AG yang memilih seniman grafiti Pardal – burung gereja, dalam bahasa Portugis – untuk menggambar livery. Pesawat itu menggambarkan lima macaw Spix dan seekor burung gereja.

Dalam siaran persnya, CEO Azul John Rodgerson mengatakan bahwa pesawat tersebut merupakan yang terindah yang pernah Ia lihat di hidupnya. Pesawat tersebut diketahui juga yang terbesar yang pernah di produksi di Brasil dan juga menjadi pesawat yang pewarnannya paling kompleks di negara tersebut.

Untuk diketahui, Azul mewarnai pesawat yang ada di maskapai mereka dengan 58 warna yang berbeda. Pewarnaannya juga membutuhkan waktu tiga kali lebih lama dari apda warna reguler maskapai.

Sejak tahun 2008 lalu Azul memilih pesawat buatan Embraer (E-Jets) untuk beroperasi di maskapainya. 75 pesawat tipe Embraer 195-E2 telah dipesan, namun karena pandemi melanda secara global 59 pengiriman harus ditunda hingga 2024.

Leave a Reply

  • (not be published)