Berburu souvenir di Pasar Pagi Luang Prabang, Laos (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

LAOS – Gambar diatas adalah souvenir khas dari Vientiane, Laos yang terbuat dari sisa-sisa pecahan bom saat Perang Vietnam.

Saat berkunjung, Anda pasti menemukan tulisan yang sangat menyakitkan hati bagi siapapun yang membacanya. Tulisan tersebut jadi pengantar untuk setiap turis yang ingin membeli atau sekedar menikmati hasil kerajinan tangan tersebut.

Begini isi tulisan tersebut:

“Hiasan ini adalah bom. Kami membuat hiasan dan souvenir bukan menciptakan peperangan. Perhiasan ini dibuat dari aluminium bom yang jatuh di negara kami saat Perang Vietnam di tahun 1964 – 1975. Setelah perang usai seseorang mengajari kami agar menciptakan hal baru dari bom yang menghancurkan negara kami. Dari bom yang jumlahnya sangat banyak itu kami menciptakan perhiasan dan souvenir seperti sendok, anting, sumpit, hiasan, pembuka botol dan lain sebagainya. Akhir-akhir ini kami juga menciptakan perhiasan model baru dari bom tersebut. Kami membawa arti dari seluruh bom tersebut dan sekaligus menolong diri kami sendiri dari kemiskinan. Jadi belilah kembali bom tersebut. Terima kasih atas bantuan anda,” demikian isi tulisan dalam kertas tersebut.

Menurut salah satu penjual yang kami temui saat itu, hingga saat ini masih banyak bom rakitan yang belum digali dan tersebar di wilayah Laos. Dengan kata lain, sebenarnya negara ini belum terlalu aman untuk dikunjungi tanpa bantuan pemandu.

Terutama di Kota Vientiane, Anda harus benar-benar meminta jasa pemandu profesional dan memastikan rute yang akan Anda tempuh tidak masuk ke pedalaman desa dan hutan.

Leave a Reply

  • (not be published)