Fenomena-hujan-es-di-Desa-Suka-Kecamatan-Tigapanah-Kabupaten-Karo-Sumatera-Utara.jpg

Fenomena hujan es di Desa Suka, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Sumber Foto: Fransiskus Ginting)

TANAH KARO – Hujan es yang sering terjadi di Tanah Karo, Sumatera Utara selalu menyisakan kisah lain. Hasil pertanian petani rusak parah, terutama hasil panen petani yang menghasilkan buah.

Dari sebuah video yang diunggah pada tanggal 20 Agustus 2020 hari ini oleh Fransiskus Ginting terlihat batu es sebesar biji kelereng berjatuhan dari angkasa layaknya hujan. Peristiwa yang selalu terjadi di Dataran Tinggi Karo ini ternyata belum mendapat solusi apapun dari pemerintah.

Masih dari tayangan video tersebut, seorang pria bersama dengan empat anggota keluarganya harus berteduh di bawah saung dengan atap seng. Jadi, suara yang terdengar akibat dari hantaman hujan es batu dari langit sangat keras.

Dari video itu juga diketahui bahwa, batu es turun layaknya hujan terlebih dahulu baru kemudian diiringi oleh hujan deras. Lebih dari 1 menit hujan es turun dan memenuhi lahannya yang tengah ditanami kopi. Di menit ke 01.04 rintik air layaknya hujan langsung turun dibarengi dengan batu es. Pria yang ada di dalam video yang bernama Fransiskus langsung berdoa Salam Maria di tengah hantaman badai hujan batu es.

“Ya Tuhan, lepaskan kami dari marabahaya ini,” kata Fransiskus.

“Semua tanam-tanaman kami jadi hancur,” tambahnya lagi.

Fransiskus mengaku belum pernah melihat fenomena alam semacam ini. Namun kenyataannya, di Dataran Tinggi Karo memang sangat rentan terjadi hujan es. Hal semacam ini sudah jadi keseharian masyarakat Karo. Untuk diketahui, hujan batu es sangat berbahaya karena mampu melobangi payung. Jadi, saran redaksi adalah anda harus mencari tempat berteduh yang aman yang tidak bisa di tembus oleh batu es yang jatuh dari langit semacam ini.

Wikipedia mengemukakan bahwa Hujan es, dalam ilmu meteorologi disebut juga hail, adalah presipitasi yang terdiri dari bola-bola es. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air lewat pendinginan di atmosfer pada lapisan di atas level beku. Es yang terjadi dengan proses ini biasanya berukuran besar.

Karena ukurannya, walaupun telah turun ke arah yang lebih rendah dengan suhu yang relatif hangat, tidak semua es mencair. Hujan es tidak hanya terjadi di negara subtropis, tetapi bisa juga terjadi di daerah ekuator.

Lokasi kejadian berada di Desa Suka, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo. Untuk melihat tayangan video tersebut silahkan klik di https://www.youtube.com/watch?v=P5LarYbPGCE&t=625s

Leave a Reply

  • (not be published)