JAKARTA – Apresiasi pejuang kesehatan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan sertifikat dan bantuan senilai Rp7 miliar kepada tenaga medis dan relawan COVID-19.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemberian sertifikat diserahkan tidak hanya kepada perwakilan tenaga medis dan perwakilan relawan COVID-19, tetapi juga kepada pihak terkait yang turut membantu penanganan COVID-19, seperti Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Hotel Indonesia Group, Telkomsel, Bank BNI dan Bank BRI selaku Donatur Operasional Hotel bagi Tenaga Medis, dan juga Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dalam sambutannya, Menteri BUMN, Erick Thohir mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang turut berjuang melawan COVID-19.

“Apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan BUMN tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk terus memerangi COVID-19 hingga tuntas,” ujar Erick Thohir dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (10/7).

Selain penyerahan sertifikat, lanjutnya, penyerahan bantuan operasional hotel juga dilakukan secara simbolis dari Bank BNI dan Bank BRI kepada Hotel Indonesia Group. Total bantuan yang diberikan untuk operasional Hotel mencapai Rp7 Miliar, masing-masing Rp2 Miliar dari BNI dan Rp5 Miliar dari BRI.

Disisi lain, Telkomsel juga turut memberikan bantuan berupa 10.000 paket data untuk Tenaga Medis dan Relawan COVID-19. Kemudian, PLN juga turut memberikan bantuan kepada Yayasan BUMN sebesar Rp40 Miliar.

“Hotel Indonesia Group merasa bangga saat ditunjuk pada 17 Maret 2020 lalu sebagai sebagai Kordinator pendukung dalam penyediaan akomodasi para tenaga medis dalam melakukan tugas mulia ini. Inilah saatnya kita bangsa Indonesia saling bahu membahu untuk bersama-sama berjuang melawan dan menghentikan penyebaran COVID-19 ini” Ujar Qodie Ibrahim, CEO Hotel Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Hotel Indonesia Group bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memfasilitasi 871 orang tenaga medis dari berbagai Rumah Sakit dan Puskesmas. Para tenaga medis tersebut tinggal di hotel-hotel yang ditunjuk mulai dari tanggal 13 April-31 Mei 2020 atau selama 48 hari.

Hotel-hotel BUMN yang membantu memberikan akomodasi adalah hotel milik PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wika Realty, PT Kereta Api Indonesia (Persero). Sementara untuk akomodasi transportasi disediakan oleh Perum DAMRI adalah 129 Unit Bus Besar, 42 Unit Mini Bus, dan 510 unit Commuter Car.

“Melihat data terakhir, kita sama-sama tahu prosentase pasien yang meninggal jauh lebih kecil ketimbang yang sembuh. Itu lah hasil kerja yang harus kita apresiasi,” ungkap Erick.

Leave a Reply

  • (not be published)