The Editor
Bawang Putih (Sumber Foto : Kementerian Pertanian)
Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total. By /

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1 Triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 untuk mengejar target swasembada bawang putih pada 2019 mendatang. Anggaran sebanyak ini diklaim dipakai untuk membuka lahan dengan luas pertanaman 1.900-an hektar.

Rencana penggunaan anggaran bawang putih sebesar Rp1.000 Miliar di tahun 2017 

Kementerian Pertanian mengklaim bahwa semua hasil panen bawang putih di tahun 2017 akan dijadikan benih yang ditanam di tahun 2018. Sementara itu target perluasan lahan untuk bawang putih ini ditargetkan mencapai 11.000 hektar. Dari hasil pertanaman di tahun 2018 ini akan dijadikan benih untuk pertanaman di tahun 2019 diatas lahan seluas 20.000 – 30.000 hektar.

Anggaran swasembada bawang putih di tahun 2018 mencapai Rp1.300 Miliar atau Rp1,3 Miliar

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian yang dijabat oleh Spudnik Sudjono tahun 2018 lalu mengatakan bahwa anggaran swasembada bawang putih harus ditingkatkan menjadi Rp1.300 miliar atau setara dengan Rp1,3 Triliun. Angka ini meningkat dari awalnya hanya Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1 Triliun.

“Anggaran kami hanya Rp1,3 triliun. Jumlah ini masih perlu ditambah untuk mencapai sasaran swasembada yang sudah ditetapkan,” katanya ketika memaparkan…

MORE ARTICLES

Ustad Ganti Kursi Gereja Dengan Kursi Islam, Ketua Umum PKPI Berang
JAKARTA – Politisi dan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan
Helen McCrory, Bintang Peaky Blinders Dan Harry Potter, Meninggal Pada Usia 52 Tahun
LONDON – McCrory terkenal dalam perannya dalam film The Queen
Tiongkok Rusak Popularitas Jamur Truffle Asal Prancis Dan Italia
PRANCIS – Para pemburu jamur truffle tidak bisa menemukan benda
The Editor
Ilustrasi perbudakan bangsa Yehuda oleh Raja Nekukhadnezar II (Sumber: JW.ORG)

JAKARTA – Kejatuhan Yerusalem telah diramalkan oleh Nabi Yeremia bertahun-tahun sebelumnya. Bertahun-tahun sebelum penghancuran Yerusalem, nabi Yeremia telah memberi petunjuk bahwa Yerusalem akan jatuh kepada seorang raja dari Babel selama 70 tahun lamanya. Pernyataan ini tercatat dalam Alkitab di Yeremia 25:1, 2 dan 11.

Begini isinya, ”Seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya,”.

Selanjutnya, Yeremia juga mengatakan bahwa setelah melalui masa 70 tahun berada di bawah kekuasaan Raja Babel, maka Ia (Yehuwa) akan kembali kepada Yerusalem dan menggenapi rencana lain. Dengan kata lain, rencana untuk kelanjutan Yerusalem setelah jatuh sudah dinubuatkan kepada bangsa-bangsa dan disampaikan melalui Yeremia.

Mengapa periode tujuh puluh tahun itu penting? Dan, bagaimana periode waktu itu membantu kita tahu kapan Yerusalem diwahyukan akan hancur?

Beberapa sejarawan menyatakan bahwa periode 70 tahun itu berlaku atas Imperium Babilonia. Menurut kronologi sekuler, orang Babilonia menduduki negeri Yehuda dan Yerusalem kuno selama kira-kira 70 tahun, dari sekitar tahun 609 SM sampai 539 SM saat ibu kota Babilon direbut.

Alkitab memperlihatkan bahwa dalam masa 70 tahun itu, Yehuda dan Yerusalem mendapat hukuman berat dari Allah (Yehuwa). Mereka dihukum secara khusus karena sebagai bangsa yang terikat perjanjian untuk menaati Dia (Yehuwa), Yehuda dan Yerusalem tidak mau berbalik dari jalan-jalan mereka yang jahat.

Perjanjian ini…

MORE ARTICLES

Taiwan Gelar Pameran Budaya Islam Selama 19 Hari
TAIPEI – Acara pameran ini diselenggarakan secara bersama oleh Kementerian
Ini Cara Paling Efektif, Sehat Dan Irit Saat Menikmati Sistem Kerja Dari Rumah
JAKARTA – Nita Oktavia (40) seorang wanita yang tinggal di
Mengetahui Situasi Terkini Australia Lewat Wisata Online
AUSTRALIA – Dalam video berdurasi 01:24 menit yang ditayangkan oleh
Desain Arsitektur Masjid Biru Istanbul Mirip Dengan Museum Hagia Sofia
ISTANBUL – Berkunjung ke Istanbul, Turki kurang lengkap tanpa masuk
Keranjang Bambu, Industri Kerajinan Tangan Yang Menyokong Sektor Pertanian
SIMALUNGUN – Renti Br Simarmata (48), seorang ibu rumah tangga

[stock_ticker symbols=”AAPL,MSFT,INTC,AMD,NVDA,ATML,HPQ” show=”” zero=”” minus=”” plus=”” static=”” nolink=””]

Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.
miss Finance

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1…

Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.
miss Finance

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1…

JAKARTA – Kejatuhan Yerusalem telah diramalkan oleh Nabi Yeremia bertahun-tahun sebelumnya. Bertahun-tahun sebelum penghancuran Yerusalem, nabi Yeremia telah memberi petunjuk bahwa Yerusalem akan jatuh kepada seorang raja dari Babel selama 70 tahun lamanya. Pernyataan ini tercatat dalam Alkitab di Yeremia 25:1, 2 dan 11.

Begini isinya, ”Seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya,”.

Selanjutnya, Yeremia…

Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.
miss Finance

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1…

WEEKLY

Swasembada Bawang Putih 2021 Gagal Total, 3.900 Miliar Uang Negara Juga Habis Tak Berbekas

miss / Apr 17
JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang
The Editor
Ilustrasi perbudakan bangsa Yehuda oleh Raja Nekukhadnezar II (Sumber: JW.ORG)

JAKARTA – Kejatuhan Yerusalem telah diramalkan oleh Nabi Yeremia bertahun-tahun sebelumnya. Bertahun-tahun sebelum penghancuran Yerusalem, nabi Yeremia telah memberi petunjuk bahwa Yerusalem akan jatuh kepada seorang raja dari Babel selama 70 tahun lamanya. Pernyataan ini tercatat dalam Alkitab di Yeremia 25:1, 2 dan 11.

Begini isinya, ”Seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya,”.

Selanjutnya, Yeremia juga mengatakan bahwa setelah melalui masa 70 tahun berada di bawah kekuasaan Raja Babel, maka Ia (Yehuwa) akan kembali kepada Yerusalem dan menggenapi rencana lain. Dengan kata lain, rencana untuk kelanjutan Yerusalem setelah jatuh sudah dinubuatkan kepada bangsa-bangsa dan disampaikan melalui Yeremia.

Mengapa periode tujuh puluh tahun itu penting? Dan, bagaimana periode waktu itu membantu kita tahu kapan Yerusalem diwahyukan akan hancur?

Beberapa sejarawan menyatakan bahwa periode 70 tahun itu berlaku atas Imperium Babilonia. Menurut kronologi sekuler, orang Babilonia menduduki negeri Yehuda dan Yerusalem kuno selama kira-kira 70 tahun, dari sekitar tahun 609 SM sampai 539 SM saat ibu kota Babilon direbut.

Alkitab memperlihatkan bahwa dalam masa 70 tahun itu, Yehuda dan Yerusalem mendapat hukuman berat dari Allah (Yehuwa). Mereka dihukum secara khusus karena sebagai bangsa yang terikat perjanjian untuk menaati Dia (Yehuwa), Yehuda dan Yerusalem tidak mau berbalik dari jalan-jalan mereka yang jahat.

Perjanjian ini tercatat dalam Kitab Keluaran yang isinya adalah sebagai berikut:

“Lalu Musa naik ke gunung untuk menghadap Allah yang benar. Dari gunung itu, Yehuwa berkata kepadanya,…

MORE ARTICLES

Taiwan Gelar Pameran Budaya Islam Selama 19 Hari
TAIPEI – Acara pameran ini diselenggarakan secara bersama oleh Kementerian
Ini Cara Paling Efektif, Sehat Dan Irit Saat Menikmati Sistem Kerja Dari Rumah
JAKARTA – Nita Oktavia (40) seorang wanita yang tinggal di
Mengetahui Situasi Terkini Australia Lewat Wisata Online
AUSTRALIA – Dalam video berdurasi 01:24 menit yang ditayangkan oleh
Bawang Putih (Sumber Foto : Kementerian Pertanian)
The Editor
Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1 Triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 untuk mengejar target swasembada bawang putih pada 2019 mendatang. Anggaran sebanyak ini diklaim dipakai untuk membuka lahan dengan luas pertanaman 1.900-an hektar.

Rencana penggunaan anggaran bawang putih sebesar Rp1.000 Miliar di tahun 2017 

Kementerian Pertanian mengklaim bahwa semua hasil panen bawang putih di tahun 2017 akan dijadikan benih yang ditanam di tahun 2018. Sementara itu target perluasan lahan untuk bawang putih ini ditargetkan mencapai 11.000 hektar. Dari hasil pertanaman di tahun 2018 ini akan dijadikan benih untuk pertanaman di tahun 2019 diatas lahan seluas 20.000 – 30.000 hektar.

Anggaran swasembada bawang putih di tahun 2018 mencapai Rp1.300 Miliar atau Rp1,3 Miliar

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian yang…

SLAH
Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.
miss Finance

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1…

Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.
miss Finance

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1…

Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.
miss Finance

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1…

SLAH
Sejak tahun 2017 anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada Kementerian Pertanian untuk mengembangkan komoditas bawang putih di Tanah Air tidak main-main. Rp3.900 Miliar uang negara telah habis begitu saja, sayangnya swasembada bawang putih 2021 gagal total.
miss Finance

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang saat itu berani menangkap para mafia pangan dan importir jahat bawang putih muncul dengan ide-ide yang tak pernah ada sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu, di tahun 2017, Amran langsung menambah anggaran sebanyak Rp1.000 Miliar atau setara dengan Rp1…

FLASH NEWS
Swasembada Bawang Putih 2021 Gagal Total, 3.900 Miliar Uang Negara Juga Habis Tak Berbekas
The Editor
JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran yang
Ustad Ganti Kursi Gereja Dengan Kursi Islam, Ketua Umum PKPI Berang
The Editor
JAKARTA – Politisi dan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono kembali mengunggah video ustad yang mengabarkan konten berbau SARA di laman Instagramnya. “Sedikit pencerahan dari ustad
[module_7 count_post=”4″ title=”Interesting” subtitle=”ARTICLES”]

TODAY

EVENT

11

Jun

Grand Tourist Hotel. Room 112
021-7668654; 021-7645365

12

Nov

021-7668654; 021-7645365

TODAY

EVENT

11

Jun

Grand Tourist Hotel. Room 112
021-7668654; 021-7645365

12

Nov

021-7668654; 021-7645365

TODAY

EVENT

11

Jun

Grand Tourist Hotel. Room 112
021-7668654; 021-7645365

12

Nov

021-7668654; 021-7645365
EDITORIAL
Latest opinion by

Swasembada Bawang Putih 2021 Gagal Total, 3.900 Miliar Uang Negara Juga Habis Tak Berbekas

JAKARTA – Ide swasembada bawang putih yang sempat membuat Indonesia disegani negara tetangga seperti Malaysia berawal sejak tahun 2017 lalu saat Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian. Amran…

SPORT NEWS
The Editor
Ilustrasi perbudakan bangsa Yehuda oleh Raja Nekukhadnezar II (Sumber: JW.ORG)

JAKARTA – Kejatuhan Yerusalem telah diramalkan oleh Nabi Yeremia bertahun-tahun sebelumnya. Bertahun-tahun sebelum penghancuran Yerusalem, nabi Yeremia telah memberi petunjuk bahwa Yerusalem akan jatuh kepada seorang raja dari Babel selama 70 tahun lamanya. Pernyataan ini tercatat dalam Alkitab di Yeremia 25:1, 2 dan 11.

Begini isinya, ”Seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya,”.

Selanjutnya, Yeremia juga mengatakan bahwa setelah melalui masa 70 tahun berada di bawah kekuasaan Raja Babel, maka Ia (Yehuwa) akan kembali kepada Yerusalem dan menggenapi rencana lain. Dengan kata lain, rencana untuk kelanjutan Yerusalem setelah jatuh sudah dinubuatkan kepada bangsa-bangsa dan disampaikan melalui Yeremia.

Mengapa periode tujuh puluh tahun itu penting? Dan, bagaimana periode waktu itu membantu kita tahu kapan Yerusalem diwahyukan akan hancur?

Beberapa sejarawan menyatakan bahwa periode 70 tahun itu berlaku atas Imperium Babilonia. Menurut kronologi sekuler, orang Babilonia menduduki negeri Yehuda dan Yerusalem kuno selama kira-kira 70 tahun, dari sekitar tahun 609 SM sampai 539 SM saat ibu kota Babilon direbut.

Alkitab memperlihatkan bahwa dalam masa 70 tahun itu, Yehuda dan Yerusalem mendapat hukuman berat dari Allah (Yehuwa). Mereka dihukum secara khusus karena sebagai bangsa yang terikat perjanjian untuk menaati Dia (Yehuwa), Yehuda dan Yerusalem tidak mau berbalik dari jalan-jalan mereka yang jahat.

Perjanjian ini tercatat dalam Kitab Keluaran yang isinya adalah sebagai berikut:

“Lalu Musa naik ke gunung untuk menghadap Allah yang benar. Dari gunung itu, Yehuwa berkata kepadanya, ”Katakan kepada keturunan Yakub, orang-orang Israel, ’Kalian sudah lihat sendiri apa yang Aku lakukan kepada orang Mesir, supaya Aku bisa…