Justan Riduan Siahaan dengan latar belakang helipad gedung AAS Building (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

MAKASSAR – Gedung berarsitektur minimalis ini berdiri megah di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. AAS Building, demikian nama yang tertulis di dinding marmer hitam yang dapat dilihat oleh setiap orang yang lalu lalang di area pusat bisnis Kota Makassar ini.

Sebuah kayu setinggi dua meter dengan gambar Andi Amran Sulaiman terpajang di lobi seolah menyambut tiap tamu yang masuk ke gedung 13 lantai ini. Amran Sulaiman memang nyentrik, saat masuk ke dalam gedung, sebuah foto bergambarkan wajah keluarganya dipajang disebelah kanan atas. Sementara mobil dengan plat bernomor RI 38 juga terparkir mulus di bagian kiri gedung.

“Mobil ini hanya bisa diambil dan dipakai bila menteri yang menjabat memenuhi masa tugasnya selama 5 tahun. Dan bagi Pak Amran mobil ini adalah sebuah bentuk penghargaan bagi dirinya sendiri bahwa pernah menjabat sebagai seorang menteri pertanian,” ujar Direktur Keuangan Tiran Group Justan Riduan Siahaan saat menjelaskan mengenai sejarah keberadaan mobil sedan tersebut kepada The Editor, Jumat (1/7).

Tak hanya itu, Justan lanjutkan, saat ini Amran Sulaiman tengah fokus pada kegiatan kemanusiaan membantu korban Covid-19 lewat yayasan AAS Foundation. Hal ini ternyata dilakukan seiring dengan membangun korporasi AAS Building yang dalam dua tahun terakhir ini berhasil menelurkan 38 anak perusahaan dengan target omset mencapai Rp5,5 triliun di tahun 2021 ini.

“Saat ini gedung ini belum disewakan. Kemarin Lab School ingin menjadikan 8 lantai baru di gedung ini untuk dijadikan sebagai kampus. Tapi akhirnya dibatalkan oleh Pak Amran karena Ia masih ingin menikmati gedung ini terlebih dahulu untuknya,” ungkap pria asal Sumatera Utara tersebut.

Mobil dinas yang pernah dipakai saat menjabat sebagai menteri pertanian terparkir rapi di lobi utama (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

The Editor yang diajak berkeliling gedung AAS Building diberi tahu total aset gedung tersebut mencapai Rp500 miliar lebih. Dan saat ini penyempurnaan gedung masih terus dilakukan karena pembangunan dan tahapan desain interior gedung dari lantai 4 hingga lantai 13 masih terus dilakukan.

“Biaya desain interior untuk satu lantai menghabiskan dana Rp200 juta. Tadinya lantai yang tengah dibangun ini akan dibangun jadi kampus tapi belum ada pemberitahuan dari Pak Amran,” ungkapnya.

Kata Justan, AAS Building juga dibangun dengan fasilitas helipad alias landasan untuk helikopter. Dua unit cafe yang berada di lantai yang berbeda dibangun sebagai bagian dari fasilitas gedung.

Pemandangan dari lantai atas (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

Untuk mendukung sarana kesehatan, lanjutnya, Amran Sulaiman membangun fasilitas olah raga dan koki untuk karyawan yang bekerja di gedung ini.

“Pak Amran ingin karyawannya rajin olah raga dan koki yang disediakan untuk menyediakan makanan yang berstandar tinggi untuk karyawannya,” ungkap Justan.

Ke depannya Amran Sulaiman akan memperluas bisnis korporasinya di bidang penerbangan. Sebagai tahap awal Ia akan membeli pesawat pribadi sebagai bagian dari moda transportasi yang akan membawanya ke berbagai tempat.

“Khususnya untuk kegiatan amal ya, pesawat pribadi ini tujuannya untuk itu,” ungkap Amran.

Targetnya, lanjut Justan, Tiran Group ingin masuk sebagai 10 perusahaan terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, Amran saat ini tengah serius mengelola 38 perusahaan yang berkantor di AAS Building.

Lobi tamu (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

38 perusahaan milik Amran tersebut diantaranya, PT. Tiran Indonesia, PT. Pelayanan Samudera Lamapepening PT. Tiran Mineral, PT. Andi Nurhadi Mandiri, PT. Hajjah Junaeda Mandiri, PT. Hajjah Tene Mandiri, PT. Tiran Sulawesi, PT. AAS Gemilang Nusantara, PT. Tiran Makassar, PT. Andi Nurhadi Nusantara, PT. Amrul Nadin, CV. Empos Tiran, PT. Yastra Energy, PT. Jaya Kapur Nusantara dan PT. Petro Mandiri Nusantara.

Selanjutnya PT. Sumber Molase Abadi, Yayasan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman PT. Agro Jaya Abadi Nusa, PT. Asa Anugerah Jaya, PT. Agro Ponre Nusantara CV. Empos, CV. Profita Lestari, CV. Alftir Karya Mandiri PT. AAS Digital Mandiri, PT. AAS Gemilang Mandiri, PT. AAS Mineral Mandiri, PT. AAS Primatama Logistik.

PT. AASDIN Nickel Mining, PT. Andi Amar Ma’ruf Sulaiman PT. Celebes Nusantara Raya PT. Cipta Kawasan Bersinar PT. Global Fero Cemerlang, PT. Mineral Kilau Abadi, PT. Plastindo Abadi Nusantara, PT. Tiran Fero Nusantara, PT. Anugerah Mineral Cemerlang PT. Amanah Fortuna Nusantara PT. Sulawesi Sumatera Nusantara.

Leave a Reply

  • (not be published)