AMERIKA SERIKAT – Hannah Selinger, seorang penulis lepas dengan dua anak membuat surat kontrak dengan suaminya terkait penitipan anak selama pandemi corona (Covid-19) berlangsung.

Penulis Hannah Selinger bersama dua orang anaknya Sumber Foto: Instagram Hannah Selinger di @druishamericanprincess)

Hannah mengatakan, sebagai istri, Ia tidak ingin sendirian bertanggung jawab atas perlindungan anaknya. Surat perjanjian tersebut menurutnya sebagai salah satu bentuk tanggung jawab kepada suaminya dalam hal pengasuhan anak. Pasalnya selama pandemi di Amerika banyak tempat penitipan anak yang tutup.

“Kalau dipikir aku adalah satu-satunya orang yang harus mengasuh anak disini artinya kamu sudah gila,” ujarnya saat diwawancarai di acara televisi Good Morning America, Selasa (30/6).

Seperti dilansir ABCNEWS, Hannah mengatakan bahwa mengasuh anak adalah tanggung jawab orang tua, dengan kata lain harus ada kesadaran dari keduanya untuk menyediakan waktu penuh selama perawatan.

Hannah pernah menulis tentang pengalamannya sebagai seorang Ibu rumah tangga untuk Good Housekeeping, hasilnya ternyata diluar dugaan. Hannah mengaku sangat marah saat menghadapi wawancara demi wawancara pasangan yang sudah menikah. Masalahnya selalu berakar di siapa yang pantas atau tidak pantas menerima perlakuan dalam rumah tangga. Kondisi mental Hanna jadi taruhan selama proses penulisan tersebut. “Komunikasi ternyata tidak membawa kemana-mana,” katanya.

Survei terbaru Leanln.org menyebutkan bahwa perempuan memikul beban pekerjaan rumah tangga dan perawatan yang jauh lebih berat saat berada di karantina. Hal tersebut menyebabkan mereka mengalami stres dan kelelahan yang parah. Oleh karena penelitian ini Hannah berkirim surat ke stasiun televisi yang menayangkan acara Good Morning America.

Terkait mengurus dua anaknya selama pandemi, Hannah menjelaskan bahwa Ia dan suaminya membuat aturan jelas tentang kapan dan bagaimana cara mengurus mereka. Keduanya mengatur waktu se-fleksibel mungkin agar agar jadwal kerja tidak terganggu.

Sebagai seorang freelancer, Hannah mengaku karirnya jauh lebih sukses ketimbang hubungan pribadinya. Salah satu cara agar pekerjaannya tidak terganggu adalah dengan menentukan waktu terbaik kapan harus menulis agar standar tulisannya tetap terjaga.

Hannah mengaku selalu menyediakan waktu untuk mengatur rumah tangga seperti memasak dan mencuci meski jadwal kontrak kerjanya sangat padat. Dan Ia akui selama ini memikul beban emosional pekerjaan rumah tangga dari pada suaminya.

“Masih ada ketidakseimbangan (pekerjaan antara Ia dan suaminya) tetapi selama ini saya lakukan apa yang saya bisa,” katanya.

Leave a Reply

  • (not be published)