Foto: Dwi/ THE EDITOR

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa gelombang tinggi akan terjadi di sejumlah daerah dengan ketinggian bervariasi pada tanggal 10 – 17 Mei 2021.

Untuk Anda yang ingin berwisata ke pantai, berikut ulasan The Editor untuk Anda:

1. Tinggi Gelombang 1.25 – 2.5 meter (Moderate Sea)

Gelombang di level moderate sea akan menerpa perairan utara Sabang, Selat Karimata bagian selatan, Perairan utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Laut Jawa, Perairan selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali, Laut Sumbawa, Perairan Kep. Sabalana hingga Kep. Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Perairan Baubau hingga Wakatobi, Perairan Manui – Kendari, Perairan selatan.

Kemudian di Kep. Banggai hingga Kep. Sula, Perairan Bitung – Likupang, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Kep. Talaud, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua, Laut Flores, Laut Sawu bagian utara, Selat Ombai, Laut Banda, Perairan P. Buru hingga P. Seram, Perairan Kep. Sermata, Perairan utara Kep. Babar hingga Kep. Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei hingga Kep. Aru, Laut Arafuru bagian timur

2. Tinggi Gelombang 2.5 – 4.0 meter (Rough Sea)

Perairan barat Aceh, Perairan barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten hingga P. Sumba, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Perairan P. Sawu, Perairan Kupang – P. Rotte, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia selatan Bali hingga NTT, Perairan selatan Kep. Babar hingga Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian barat dan tengah

3. Tinggi Gelombang 4.0 – 6.0 meter (Very Rough Sea)

Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrim pada Periode Pancaroba (Hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es) karena berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui http://www.bmkg.go.id.

Leave a Reply

  • (not be published)