JAKARTA – Untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian pelaku industri industri pariwisata khususnya para pemandu wisata di seluruh Indonesia, PT Tourindo Guide Indonesia TBK (Pigijo) adakan seminar bertopik Jurus Tangkal Covid-19 ala Pigijo beberapa waktu lalu.

Pementasan Tari Kecak di Uluwatu, Bali (Fotografer: Elitha Evinora Tarigan)

Lewat seminar yang diadakan secara virtual tersebut Direktur Utama Pigijo Adi Putra Widjaja mengatakan para pemandu wisata di Indonesia harus memiliki keterampilan baru agar mampu bertahan di era seperti sekarang ini.

“Keterampilan baru seperti Personal Branding Online, Story Development, Handy Content Creatio, Financial Literacy yang nantinya menjadi seorang Digital Travelpreneur,” ujarnya dalam keterangan yang diterima The Editor, Selasa (9/6).

Seminar tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai asosiasi, komunitas dan perhimpunan seperti: Asosiasi Pemandu Wisata Gunung Indonesia (APGI), Ikatan Motor Indonesia (IMI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Komunitas Belajar Fotografi (JARI), Persatuan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan lembaga-lembaga pendidikan terkemuka.

Adi juga berharap agar jaringan masyarakat Indonesia baik di dalam maupun luar negeri mendukungan dengan melakukan pembelian paket virtual tour dan produk khas daerah yang telah melewati kurasi team Pigijo yang ditayangkan di situs resmi www.pigijo.com. Sebagai langkah awal tur virtual yang akan ditayangkan adalah Pigijo Signature Tour Cerita Relief Borobudur langsung dari lokasi candi pada tanggal 16 Juni 2020. Acara ini akan dibawakan oleh Romo Bambang Eka dan didampingi oleh Handaka Vijjananda, penulis buku Borobudur.

Adi kembali mengingatkan bahwa acara virtual yang diadakan oleh Pigijo dirancang untuk membantu mempromosikan potensi wisata daerah di Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan nota kesepahaman Pigijo dengan pihak-pihak yang mewakili seluruh jenjang pendidikan seperti: Satu Guru Satu Video dari Ikatan Guru Indonesia, Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Sekolah Tinggi Agama Budha Bodhi Dharma dan Universitas Buddhi Darma. Seluruh siswa dari lembaga ini akan dilatih membuat konten digital pariwisata Indonesia.

Leave a Reply

  • (not be published)