Drive thru wedding yang diadakan di perumahan biasa oleh salah satu warga Lampung (Foto: Eko/ THE EDITOR)

JAKARTA – Gelombang pandemi corona yang tengah menghantam dunia ternyata tidak membuat masyarakat jera mengadakan pesta pernikahan. Padahal diberbagai belahan dunia, pesta pernikahan dianggap ilegal. Di India misalnya, keluarga mempelai dan tamu bahkan dipukul oleh aparat kepolisian yang datang untuk melakukan sidak.

Nah, bagaimana dengan Indonesia? Di Indonesia sidak di beberapa acara pernikahan oleh aparat kepolisian beberapa kali tersorot kamera media. Namun tidak seperti di India, kemarahan polisi tidak serta merta menghancurkan properti pesta dan memukul manusia.

Sayangnya, semakin dilarang, masyarakat Indonesia justru semakin kreatif dalam menciptakan konsep pernikahan baru di masa pandemi corona ini. Salah satunya yang sedang hits adalah konsep pernikahan drive thru.

Konsep pernikahan ini tidak hanya diminati oleh kalangan atas, tapi juga oleh kalangan menengah. Di pesta pernikahan ini, tamu tidak perlu turun dari mobil atau kendaraan yang Ia bawa karena pengantin dibawa mendekat ke depan lobi gedung atau taman.

Bila acaranya di hotel maka tamu tinggal memverifikasi dirinya lewat barcode yang tertera di undangan. Tamu cukup ucapkan selamat dari dalam mobil kepada pengantin yang pelaminannya hanya sejauh 3 meter dari mobil. Selanjutnya, mobil dapat mengambil bingkisan di pintu keluar lewat barcode yang tadi tertera di undangan.

Tiap barcode hanya berlaku sekali, jadi tamu hanya bisa mengambil bingkisan satu kali juga. Konsep pernikahan semacam ini biasanya diadakan oleh kalangan atas karena mereka mempersiapkan rute lalu lintas untuk kendaraan roda empat. Nah bagaimana dengan rute untuk motor?

Metode pernikahan drive thru dengan rute untuk motor dan mobil bisa diadakan di rumah pribadi, bahkan yang tidak memiliki fasilitas taman sekalipun. Salah satunya yang diunggah oleh salah satu netijen Eko di akun Linkedinnya.

Dari tayangan video berdurasi 60 detik tersebut ditunjukkan bahwa resepsi diadakan di depan rumah yang berdekatan dengan jalan umum. Pernikahan yang dilengkapi dengan musik dangdut ini hanya dihadiri oleh tuan rumah dan tamu-tamu yang berdatangan dengan kendaraan roda dua.

Kotak amplop tersedia usai tamu mengucapkan selamat kepada pengantin dari atas motor tanpa perlu turun atau mematikan kendaraannya. Dan selanjutnya dua orang tuan rumah memberikan bingkisan yang sudah dipersiapkan dalam plastik putih.

Tamu undangan yang datang dengan motor juga disapa oleh keluarga mempelai saat tiba di lokasi pernikahan. Dari video dapat terlihat bahwa di pesta berlangsung tenang dan tidak memunculkan kerumunan.

Leave a Reply

  • (not be published)