VATIKAN – Sebuah negara kecil yang dikelilingi tembok di dalam kota Roma, Italia. Luasnya hanya 44 hektar dengan populasi sekitar 842 jiwa saja.Vatikan merupakan negara independen terkecil di dunia baik area maupun populasinya yang diakui secara internasional.

Lapangan Santo Petrus dengan latar belakang Basilika Santo Petrus dan Pantheon (Fotografer : Elitha Evinora Tarigan)

Jadi, anda harus bisa membedakan antara Roma dan Vatikan. Vatikan merupakan sebuah negara yang berada di dalam negara Italia. Terdapat tembok sepanjang 3,2 kilometer yang membatasi antar dua negara tersebut.

Vatikan adalah sebuah negara monarki yang diperintah oleh Paus. Sejak berabad – abad lalu Paus tinggal di Vatikan, tepatnya di sebuah kediaman yang berdekatan dengan Basilika Santo Petrus. Basilika yang isinya berbagai macam kerajinan patung dan lukisan yang tak ternilai harganya. Anda juga bisa menemukan makam para santo dan santa di gereja yang dibangun oleh Leonard da Vinci ini.

Para pejabat di Vatikan berasal dari seluruh dunia dan beragama katolik. Mereka menduduki posisi – posisi penting yang umum disebut Klerus. Tempat tinggal mereka tidak melulu di dalam Istana Kepausan yang berada di dalam wilayah Vatikan. Mereka juga bisa tinggal di tempat tinggal resmi Presiden Italia yang berada di bukit Quirinal atau lebih akrab disebut Istana Quirinal.

Vatikan dibentuk pada tahun 1929 melalui perjanjian lateran antara Tahta Suci dan pemerintah Italia. Meski berada di dalam negara Italia tapi Vatikan memiliki lagu kebangsaan, bendera dan mencetak mata uang sendiri. Negara ini memiliki kuasa penuh yang ekslusif dan otoritas berdaulat sebagai sebuah negara. Keunikan lain yang dimiliki negara ini adalah keberadaan stasiun kereta, stasiun radio dan perangko di dalam negara yang berada di atas Bukit Vatikan.

Untuk diketahui, Vatikan isinya tidak melulu soal gereja karena di negara kecil itu anda bisa belanja dengan puas. Syaratnya hanya satu yakni anda harus ditemani oleh penduduk lokal Vatikan. Tanpa tanda pengenal khusus milik warga lokal maka anda tidak akan diizinkan berbelanja di mall dan supermarket yang berada tepat di belakang Basilika Santo Petrus itu. Konon katanya disediakan diskon khusus untuk produk-produk mewah sekelas Apple dan lainnya.

Alasan lain mengapa pengamanan ketat diberlakukan adalah karena lokasi belanja tersebut berada disamping kediaman Paus. Jadi tidak heran bila keamananya sangat dijaga. Di area perbelanjaan tersebut anda akan menemukan berbagai macam galeri yang menjual hasil karya umat dimana penjualannya digunakan untuk menunjang karya misi Paus. Satu-satunya cara agar bisa menikmati wisata belanja di Vatikan adalah dengan berbaur dengan penduduk lokal dan meminta mereka meminjamkan kartu pengenal mereka.

Sekedar informasi, seperti kebanyakan negara Eropa lainnya yang menerapkan aturan ketat terhadap turis yang ingin berbelanja, maka pastikan anda selalu membawa paspor dan kartu identitas saat jalan-jalan di Vatian ataupun di Roma.

Punya pengalaman berbelanja di Vatikan? Kirimkan cerita anda ke redaksi@theeditor.co.id.

Leave a Reply

  • (not be published)