Inilah penampakan Hutan Bambu Arashiyama di Kyoto, Jepang. Terlihat setiap bambu hanya dibiarkan tumbuh satu batang saja (Foto: Ninis untuk The Editor)

JEPANG – Bambu juga adalah lambang kemakmuran bagi bangsa Jepang. Bambu dijadikan sebagai sumber oksigen terbanyak di setiap kota-kota di negeri ini.

Tahukah anda, masyarakat Jepang sangat serius dalam mengelola pohon bambu. Setiap tunas baru yang muncul akan diteliti terlihat dahulu apakah cocok dijadikan sebagai tumbuhan pengganti atau tidak.

Hanya dibutuhkan waktu selama 2 bulan saja untuk menumbuhkan pohon ini. Dan tunas baru biasanya muncul tidak berbarengan dengan yang lain, namun cukup sering intensitasnya.

Menjaga jarak pohon bambu satu dengan yang lainnya sama halnya dengan menjaga kesehatan bambu itu sendiri. Sehingga tidak stres karena lingkungan. Hutan yang sehat diyakini masyarakat Jepang akan menghasilkan oksigen yang sehat juga.

Pemerintah Jepang sangat serius dalam merawta bambu. Mereka menyokong pertumbuhan organisasi atau perusahaan yang bergerak di bidang perawatan hutan bambu.

Bila belum tiba masa untuk dipanen, setiap tunas pohon yang tumbuh akan diambil untuk dijadikan makanan. Berbagai hidangan khas Jepang dapat dihasilkan dari tunas pohon ini.

Di Jepang tersedia paket wisata khusus untuk memanen tunas bambu. Wisatawan akan diajak ke hutan bambu yang khusus dirawat untuk menyediakan bahan makanan. Kualitas bambunya benar-benar dijaga agar rasanya manis saat diolah.

Untuk ikut wisata memanen bambu anda harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Salah satunya berada di Nagaokakyo, Kyoto, Jepang. Musim panen bambu biasanya dimulai setiap bulan Maret. Selamat berwisata.

Leave a Reply

  • (not be published)