Takaragawa Onsen (Jrailpass)

JEPANG – Sebelum masuk ke dalam onsen yang biasa tersedia di penginapan atau hotel, pengunjung akan diberi handuk besar dan handuk kecil. Pengunjung diminta untuk melepaskan semua pakainnya sebelum masuk ke dalam onsen. Hanya handuk kecil yang bisa menemani pengunjung bila ingin mandi di onsen.

Sebelum mandi di onsen, pengunjung harus terlebih dahulu mandi bersih. Hal ini berlaku diseluruh onsen yang berada di Jepang. Rata-rata penginapan di Jepang menggunakan produk sabun mahal untuk pengunjung. Tujuannya adalah agar onsen tetap bersih dipakai oleh pengunjung. Harus diingat bahwa mandi sebelum berendam ini menjadi aturan yang sangat wajib.

Perlu diingat bahwa kamar mandi yang disediakan untuk mandi adalah untuk umum. Kamar mandi ini terpisah untuk pria dan wanita. Pengunjung harus duduk di kursi kecil saat mandi agar shampo dan sabun tidak terpercik ke orang lain dan ke area pemandian.

Wanita dengan rambut panjang harus mengikat rambutnya sebelum masuk ke dalam onsen. Dan saat berada di dalam onsen, gunakanlah handuk kecil di kepaka atau bila tidak ingin maka letakkan handuk anda di pinggir onsen.

Setiap pengunjung dilarang merendam kepalanya di dalam air panas. Jadi duduklah dan selalu jaga agar kepala anda berada di atas air. Aturan ini berlaku bagi semua pengunjung tanpa terkecuali, bahkan ketika mereka sudah keramas.

Pengunjung dipersilahkan untuk menikmati waktu bercakap-cakap dengan keluarga dan teman. Namun harus diperhatikan volume suara agar tidak mengganggu pengunjung lainnya. Orang Jepang sangat menyukai ketenangan.

Kebanyakan orang biasanya berendam selama 10-15 menit saja karena suhu onsen yang sangat tinggi. Kecuali onsen yang dituju menawarkan air bersuhu hangat. Pengunjung tidak disarankan berendam dalam waktu lama.

Usai mandi, beberapa tradisi di Jepang biasanya membilas tubuhnya kembali. Namun, bila onsen dengan khasiat menyembuhkan sangat tidak disarankan untuk membilas lagi. Meski demikian harus diingat untuk selalu mengeringkan rambut sebelum masuk ke ruang ganti.

Pengunjung sangat diimbau untuk selalu menjaga tubuh agar tidak kekurangan air. Karena suhu onsen yang panas membuat pengunjung pingsan karena kekurangan cairan.

Onsen di Jepang rata-rata campuran, artinya pria dan wanita berendam di satu tempat yang sama. Meski demikian, jangan khawatir diintip karena pengunjung dilarang melihat langsung ke tubuh orang lain saat berada di onsen dan di kamar mandi. Aturan ini sangat ketat karena pengunjung yang kedapatan melirik dan menatap dengan tidak sopan akan mendapat sanksi.

Bila anda tidak nyaman mandi telanjang bersama pria dan wanita, maka anda diimbau untuk masuk ke onsen khusus untuk jenis kelamin tertentu atau onsen pribadi yang tersedia di dalam kamar. Karena beberapa onsen yang sangat kuno biasanya tidak menyediakan handuk untuk pria dan wanita. Jadi anda tinggal menyesuaikan budget dan selera saja.

Leave a Reply

  • (not be published)