Tambak ikan milik keluarga Tarigan Gerneng yang menjadi objek wisata di Desa Cingkes, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

TANAH KARO – Puluhan tahun silam, Desa Cingkes adalah salah satu desa adat yang banyak dituju oleh wisatawan asing. Mereka umumnya sangat menikmati suguhan rumah adat Karo yang berada di beberapa titik.

Desa Cingkes memang sangat cantik. Dulu puluhan rumah adat Karo dapat ditemukan di desa ini. Sayangnya sekarang rumah-ruah tradisional berukuran besar ini sudah tidak ada karena rusak dan ada sebagian diantaranya yang terbakar

Masyarakat desa ini juga sangat ramah. Mereka akan dengan senang hati menjawab berbagai pertanyaan turis yang datang berwisata ke tempat mereka. Pada jamannya, Desa Cingkes merupakan salah satu kerajaan tertua di Tanah Karo. Peninggalannya juga terlihat hingga sekarang, yakni geriten dan puluhan rumah adat.

Tidak hanya sebagai desa adat, desa ini juga merupakan destinasi wisata air yang menyenangkan. Cingkes adalah desa yang dikelilingi oleh bukit dengan puluhan mata air. Saat kesana, anda akan temukan puluhan tambak atau kolam ikan milik keluarga yang dirawat dengan baik. Tambak di desa ini dimiliki secara turun temurun oleh keluarga. Jadi keasriannya pun sangat terjaga.

Pengunjung diizinkan untuk mandi di mata air atau dalam bahasa Karo disebut dengan sumbul. Namun alangkah baiknya bila langsung meminta izin kepada keluarga pemilik mata air bila ingin bersenang-senang disana. Terdapat dua mata air yang sempat redaksi kunjungi, yakni tambak milik keluarga Tarigan Gerneng dan tambak milik keluarga Tarigan Tambak. Keduanya memiliki air yang sangat jernih.

Desa Cingkes berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Untuk menuju desa ini cukup mudah karena tersedia angkutan umum yang beroperasi dari pukul 06.00 WIB – pukul 18.00 WIB.

Bila anda dari Kabanjahe, anda tinggal menuju stasiun yang biasa tempat angkutan umum ini menunggu penumpang. Tempatnya berada di Jalan Wagimin, Kabanjahe. Semua orang di Tanah Karo lebih familiar bila anda menyebutkan nama Stasiun Rumah Makan Rina. Disana anda akan menemukan sebuah angkutan berwarna merah dengan tulisan Arih Ersada.

Perjalanan dari Kabanjahe menuju Desa Cingkes memakan waktu antara 45 menit sampai 1 jam saja. Ongkos yang dikeluarkan pun tak lebih dari Rp10.000 untuk menuju daerag itu. Jangan lupa mengenakan pakaian hangat dan tebal bila anda berkunjung ke daerah ini karena suhunya sangat dingin. Selamat berwisata.

Leave a Reply

  • (not be published)