Eropa memperketat jadwal kunjungan turis yang masuk ke negarannya serta warga mereka yang hendak bepergian ke negara lain (Euronews/AP)

INGGRIS – Pemerintah Inggris mengatakan bahwa perjalanan internasional warganya akan meningkatkan bisnis dan menopang ekonomi negara tersebut. Namun, hal lain yang tengah digalangkan oleh mereka adalah mengembalikan kebersamaan keluarga warga Inggris yang sempat terpisah karena pandemi corona.

Euronews menuliskan bahwa pencapaian Inggris dalam menangkis serangan virus corona akan terus dipertahankan. Pencegahan penyebaran virus ini akan terus ditingkatkan sehingga warga Inggris yang bepergian ke luar negeri dapat merasa tenang. Kerangka kerja untuk memetakan perjalanan internasional yang aman telah ditetapkan telah ditetapkan oleh Pemerintah Inggris sejak 9 April 2021 oleh Sekretaris Transportasi Grant Shapps.

Salah satu aturan yang tertuang di dalamnya adalah mengkategorikan negara-negara yang rentan dan berbahaya dari virus corona.

Laporan yang diproduksi oleh Global Travel Taskforce tersebut menginformasikan bahwa warga Inggris secara resmi dapat mengadakan perjalanan internasional mulai tanggal 17 Mei 2021 mendatang. Untuk bepergian, setiap warga Inggris tidak perlu lagi mengisi formulir alasan kepergian mereka ke sebuah negara.

Protokol kesehatan tetap diberlakukan, diantaranya pembatasan untuk penumpang yang masuk ke Inggris, karantina terkelola selama 10 hari, karantina rumah dan pengujian ketat akan tetap berlaku. Namun semua ini tergantung pada negara tujuan dan asal mereka yang akan bepergian. Negara yang masuk kategori merah tentu mendapat pengawalan ketat dari pemerintah Inggris.

Untuk berkunjung atau baru kembali dari negara yang masuk dalam kategori hijau, maka warga Inggris harus menjalani tes PCR pada atau 2 hari sebelum kedatangan mereka kembali ke Inggris. Namun, mereka tidak perlu menjalani masa karantina, kecuali mereka dinyatakan positif terkena virus corona. Pilihan lainnya yang bisa mereka lakukan adalah melakukan tes tambahan covid-19 dengan harga setengah dari harga awal usai mereka berlibur.

Sementara itu, warga Inggris yang berkunjung ke negara yang masuk dalam kategori kuning, maka mereka harus melalui tahap karantina selama 10 hari dan mengikuti tes pra keberangkatan yang diikuti dengan tes PCR pada hari ke-2 dan hari ke-8. Pilihan lain yang ditawarkan adalah keluar dari masa karantina pada hari ke-5 untuk mengakhiri isolasi mandiri lebih awal.

Terakhir adalah warga Inggris yang berkunjung ke negara yang masuk dalam kategori merah, maka mereka harus ikut aturan yang mencakup masa inap 10 hari di hotel karantina terkelola, pengujian pra-keberangkatan dan pengujian PCR pada hari ke-2 dan ke-8.

Leave a Reply

  • (not be published)