JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap keberadaan Monumen Soekarno di kota Aljir, ibu kota Aljazair menjadi alat untuk mempererat hubungan RI dengan negara di kawasan Afrika ini.

Monumen Soekarno di Aljazair sebagaimana terlihat lewat tayangan online di kediaman Puan Maharani (Foto: Dokumen Pribadi)

“Saya berharap Monumen Soekarno ini menjadi pengingat bagi kita semua atas kuatnya semangat dan persahabatan yang dimiliki Indonesia dengan Aljazair di sepanjang sejarah kedua negara kita,” ujar Puan dalam sambutan peresmian Monumen Soekarno yang didirikan di kota Aljir, Aljazair, Sabtu (18/07).

Sebagaimana diketahui, peresmian monumen Soekarno berlangsung pukul 10 pagi waktu setempat. Hadir di lokasi acara Menteri Luar Negeri Aljazair Sabri Boukadoum, Dubes RI untuk Aljazair Safira Machrusah, Gubernur Provinsi Aljir Youcef Cherfa; Presiden Indonesia-Algeria Friendship Group of the Algerian Parliament Lakhdar Brahimi serta Perwakilan PT WIKA dan Pertamina yang membangun monumen tersebut.

Puan sendiri mewakili keluarga Soekarno menyampaikan sambutan secara daring dari kediaman dinas ketua DPR RI di Jakarta. Ia mengaku tidak bisa hadir secara fisik di Aljazair karena adanya batasan perjalanan internasional akibat Pandemi Covid-19. Ia berharap suatu saat nanti dapat datang ke Aljazair untuk menyaksikan sendiri Monumen Soekarno yang disebut sebagai simbol dari kuatnya persahabatan Indonesia dengan Aljazair.

Menurut Puan, sejarah RI-Aljazair tak bisa dilepaskan dari sosok Bung Karno yang sejak awal mendukung kemerdekaan Aljazair hingga negara di kawasan Maghribi yang merdeka pada tahun 1962 itu.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 1955 di Bandung, Saat itu, Presiden Soekarno mengundang delegasi kelompok perjuangan kemerdekaan Aljazair untuk turut berpartisipasi dalam Konferensi Asia-Afrika. Saat itu Indonesia sebagai negara baru berumur 10 tahun dan Aljazair masih memperjuangkan kemerdekaannya.”

“Sekarang, Indonesia menjadi negara terbesar di Asia Tenggara sedangkan Aljazair menjadi negara terbesar di Afrika. Puan berharap sejarah masa lalu itu bisa menjadi modal untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi kedua negara kita, juga bagi dunia,” jelas Puan.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada Ibu Duta Besar Safira Machrusah dan seluruh staff atas kerja kerasnya dalam menginisiasi pembangunan Monumen Soekarno ini,” ungkap Puan.

Puan Maharani juga mengucapkan terima kasih secara kepada Pemerintah People’s Democratic Republic of Algeria dan pemerintah provinsi Aljir atas sambutan hangat dan bantuannya dalam pendirian Monumen Soekarno di negara mereka.

Sebagai informasi, monumen Soekarno terdiri dari taman dan patung setengah badan Soekarno yang terletak di tengah-tengah ibukota Aljazair. Lokasinya berada di bundaran simpang Jalan Mustapha Khalef Ben Aknoun dan Chemin Arezki Mouri di kota Aljir.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ridwan Kamil yang telah merancang taman tempat patung Soekarno didirikan,”jelas Puan.

Puan memberi penghargaan tinggi kepada pematung Dolorosa Sinaga yang membangun patung Presiden Soekarno untuk monumen ini. Patung Bung Karno dibuat dari berbagai lempengan logam secara terpisah yang disusun secara tiga dimensi, membentuk satu kesatuan gambar Bung Karno dengan kesan yang kuat. “Tehnik itu mengingatkan kita akan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Pembangunan monument ini disokong PT Pertamina dan PT Wijaya Karya. Pengerjaannya digelar sejak groundbreaking pada 16 Februari 2020.

Leave a Reply

  • (not be published)