BUDAPEST – Gedung parlemen Hungaria adalah salah satu simbol kota Budapest lainnya yang bisa anda nikmati saat berkunjung ke Eropa Timur.

Gedung Parlemen Budapest ini di desain oleh Imre Steindl (Fotografer : Elitha Evinora Tarigan)

Ada banyak cara menikmati keindahan gedung yang bisa diakses oleh publik sejak tahun 1902 ini. Salah satunya bergabung dengan tur ekslusif menyusuri Sungai Danube. Cukup membayar Rp700.000 ribuan per orang anda akan mendapat sajian berupa makan malam, musik dan tentunya perjalanan yang aman. Berikut ulasan perjalanan saya saat cruising di Budapest, Hungaria.

Pertama yang harus dilakukan adalah meminta petugas hotel menghubungi jasa travel yang berkompeten untuk memesan tiket. Harga yang ditawarkan sama saja saat anda beli di lokasi pembelian tiket. Saya lebih memilih cara mudah dan cepat agar tiket cruising dapat segera saya dapatkan.

Kedua adalah menuju lokasi pertemuan. Di tiket tertulis jelas bahwa setiap peserta harus hadir i lokasi pertemuan sebelum pukul 19.00 malam. Jadi dari hotel saya berangkat pukul 18.00 WIB agar tidak terlambat.

Saya cukup terkejut saat tiba di lokasi yang dimaksud karena gedung yang dipakai sebagai titik temu adalah gedung opera. Jadi banyak sekali saya temui pria dan wanita dengan pakaian minim dan topi berbulu seliweran sepanjang jalan. Awalnya saya ragu apakah gedung opera tersebut adalah lokasi titik temu yagn dimaksud. Berkali-kali saya coba bertanya ke warga lokal tapi mereka mengaku mengenal alamat yang saya tunjukkan. Dengan bermodalkan GPS di smartphone, saya beranikan diri untuk bertanya ke salah satu penari opera wanita. Dan ternyata dia yang saya tanya adalah penerima tamu bagi peserta cruising. Masih dalam kondisi kebingungan saya hanya ikut saja saat Ia meminta saya untuk segera masuk ke dalam gedung. Untungnya dia benar, pemandangan luar gedung memang tidak serupa dengan di dalam. Puluhan orang tua, anak muda dan yang pasti mereka berpasangan terlihat di semua sudut ruangan. Seketika rasanya tidak nyaman karena saya datang sendirian. Tapi apa mau dikata, sudah terlanjur beli tiket jadi terus lanjut.

Dari gedung opera kami dipandu menuju pinggir sungai dimana kapal sudah menunggu . Tidak perlu berebut karena setiap penumpang sudah pasti akan mendapat tempat duduk. Saat kapal mulai berjalan, sajian makan malam pun mulai dibuka dengan menu prasmanan. Anda harus mengeluarkan biaya tambahan bila ingin memesan wine atau alkohol. Selebihnya dapat dinikmati sampai puas selama perjalanan berlangsung.

Tak hanya mendapat sajian makanan, selama menikmati gedung-gedung bersejarah yang berada di sepanjang Sungai Danube, telinga anda akan dimanjakan dengan lantunan musik dari pemain biola dan cello. Mereka akan memainkan musik-musik romantis dari abad petengahan. Saat tiba di meja saya, pemain biola khusus memainkan musik yang riang karena ternyata dari sekian puluh pengunjung hanya saya yang duduk sendirian. Saya tertawa dan ikut berdansa saat melihat Ia memainkan musik dengan nada cepat.

Menikmati keindahan gedung bersejarah Budapest di malam hari sama menyenangkannya dengan siang hari. Karena di malam hari anda bisa menikmati desain lampu yang ditata sedemikian cantik agar bisa memanjakan mata turis. Sudah siap cruising di Budapest?

Leave a Reply

  • (not be published)