Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Elitha Tarigan/ THE EDITOR)

TANGERANG – Senior Manager Branch Communication and Legal, Holik Muardi mengatakan bahwa program vaksinasi pegawai bandara telah dilakukan sejak awal tahun 2021 lalu karena mereka orang pertama yang langsung berhubungan dengan orang-orang yang datang dari negara dan daerah lain.

“Jadi yang divaksinasi itu terdiri dari berbagai stakeholder yang diutamakan frontliner berhubungan langsung dengan pengguna jasa,” tegas Holik beberapa waktu lalu.

Untuk mencegah penyebaran virus corona di bandara, Holik menjelaskan bahwa selama ini pegawai dan staf bandara rutin ikut tes rapid antigen dan ditambah dengan vaksin.

Ia menerangkan bahwa pada Jumat (18/5) kemarin sekitar 200 pegawai garda depan bandara Soekarno-Hatta ikut rapid tes antigen di dua lokasi, yaitu Terminal 3 dan Terminal Kargo.

Bila ditemukan reaktif, maka pihak bandara akan langsung melakukan PCR terhadap staf dan pegawai yang bersangkutan.

“Sambil menunggu hasilnya, harus isolasi mandiri jika tidak bergejala. Untuk pegawai dari stakeholder lain, maka akan diwajibkan instansinya yang melakukan tracing dan treatmen,” jelasnya.

Tidak sampai di situ, lokasi yang menjadi gerbang masuk Indonesia ini juga rutin dilakukan penyemprotan disinfektan. Diantaranya area pergudangan, area parkir hingga perkantoran maskapai.

“Pada intinya, instansi yang ada di kargo secara rutin pun sudah melakukan (disinfeksi), tapi kami tetap untuk di area kawasan kargo ini kami lakukan,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan disinfeksi secara rutin ini, lanjut Holik, dirinya berharap dapat menekan penyebaran Covid-19 di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, khususnya kargo.

“Sehingga pekerja bisa lebih merasa aman dan nyaman. Memang saat ini penyebaran Covid-19 masih tinggi, baik itu di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang,” tukasnya.

Leave a Reply

  • (not be published)