Salah satu sudut Kota Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara Foto: Elitha Evinora Tarigan)

TANAH KARO – 75 tahun masyakarat Kota Kabanjahe terbiasa hidup dengan kondisi air yang minim. Sindiran ini disampaikan oleh Calon Wakil Bupati Tanah Karo Budianto Surbakti saat berbincang dengan redaksi beberapa waktu lalu.

“Persoalan kita air ya, terutama di Kabanjahe airnya sudah 75 tahun tidak merdeka. Seminggu Cuma keluar 2 kali,” jelasnya.

Budianto berjanji di bawah era kepemimpinannya nanti, Ia bisa menyelesaikan persoalan ini dengan cepat. Ia mengaku telah memiliki tim khusus yang akan membantu kinerjanya bila terpiluh nanti.

“Tim sudah disiapkan dan mereka semua adalah akademisi,” pungkasnya.

Air Sudah 4 Bulan Tidak Masuk Ke Jalan Kotacane

Empat bulan sudah air tidak masuk ke perumahan warga yang tinggal di sepanjang Jalan Kotacane, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Akibatnya, warga harus membeli air dengan harga Rp6.000 per drum.

“Butuh air 4 drum setiap minggu,” jelas Samuel Berutu kepada The Editor, Rabu (11/11) malam.

Kata Samuel, Ia harus membeli air dari masyarakat yang memiliki sumur bor. Dalam 1 bulan Ia harus mengeluarkan biaya sebesar Rp96.000 untuk air bersih.

Katanya, kondisi ini sudah berlangsung selama puluhan tahun dan mulai terbiasa dengan kondisi ketiadaan air setiap hari.

 

Leave a Reply

  • (not be published)