Calon Wakil Bupati dari PDIP Budianto Surbakti (baju merah topi hitam) menyapa masyarakat yang tengah lalu lalang di Pasar kabanjahe

TANAH KARO – Pertanian di Tanah Karo merosot karena pemerintahan yang tidak becus bekerja dan doyan korupsi. Demikian dikatakan oleh Calon Wakil Bupati Tanah Karo dengan nomor urut 3 Budianto Surbakti saat tengah berbincang dengan The Editor beberapa waktu lalu.

“Kasian sekali petani di Tanah Karo ini. Mereka adalah korban dari ketidak kerjanya pemerintah,” ujar Budianto.

Kata Budianto, selama ini pemerintah Kabupaten Tanah Karo hanya melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang. Tujuannya adalah untuk mempertahankan status quo atau zona nyaman di lembaganya. Cara semacam itu menurutnya sama halnya dengan membodohi petani selama bertahun-tahun.

“Mereka (pemerintah) melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang. Terjadi pembodohan bertahun-tahun. Kenapa begitu? Karena mereka mempertahankan status quo, safety zone. Kita taulah birokrasi disini, everything by money ya,” jelasnya.

Agar hal serupa tidak terjadi lagi, Budianto berjanji akan mengembalikan kejayaan pertanian di Tanah Karo dengan sistem e-government dan e-budgeting. Dalam acara debat politik nanti Ia berjanji akan membagikan ke masyarakat apa saja yang tercakup dalam dua sistem yang baru akan pertama kali dipakai di Kabupaten Tanah Karo.

Untuk diketahui, Kabupaten Tanah Karo sebentar lagi akan merayakan pesta demokrasi. 5 tahun berlalu, kembali, kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara ini akan memilih siapa calon pemimpin yang akan duduk di kursi pemerintahan. Lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budianto Surbakti kali ini berkesempatan berdampingan dengan Iwan Sembiring Depari dengan nomor urut pencoblosan 3.

Leave a Reply

  • (not be published)