Tampilan udara lahan yang baru dibuka untuk mengkremasi jenasah yang meninggal akibat infeksi virus corona (Foto: AFP PHOTO/ Jewel Samad/ Money Sharma)

INDIA – Jumlah pasien meninggal akibat infeksi virus corona terus bertambah. Krematorium di New Delhi penuh oleh jenasah pasien covid-19, sehingga bagian luar dan halaman gedung akhirnya jadi pilihan terakhir untuk dijadikan sebagai krematorium darurat.

“Jika jumlah jenasah terus bertambah maka kami akan membuka krematorium di jalanan,” ujar Jitender Singh Shanty yang menjadi kepala koordinasi krematorium New Delhi bagian timur sebagaimana dirilis dari AFP Photo, Selasa (27/4).

Dalam sehari, lanjutnya, 100 jenasah akan datang ke krematorium di New Delhi. Saat ini mereka telah mengkremasi sekitar 100 jenasah di halaman luar gedung krematorium. Dan Ia sangat berharap kondisi ini dapat segera berakhir agar pembukaan lahan untuk kremasi tidak perlu diperluas lagi.

Akibat serangan virus corona yang massive, pemerintah India mengizinkan warganya untuk menebang pohon di taman kota agar digunakan untuk mengkremasi warganya yang meninggal duna.

Untuk diketahui, kremasi jenasah adalah aturan dalam budaya masyarakat India terutama yang beragama Hindu. Sejak virus corona menyebar pada Minggu (24/4) kemarin ratusan orang meninggal dalam sehari. Akibatnya, antrian ambulans menuju tempat kremasi tidak bisa dihindarkan lagi.

 

Leave a Reply

  • (not be published)