Lapangan Santo Petrus di Vatikan di musim dingin (Foto: Elitha Evinora Tarigan)

VATIKAN – Bagi jutaan orang, basilika ini adalah tempat ziarah dan sangat penting secara spiritual. Panjangnya lebih dari 180 meter, jadi tak heran bangunan ini menjadi Gereja Katolik terbesar di dunia.

Gereja ini terletak di Kota Vatikan dan menjadi salah satu dari empat basilika terbesar di Roma dan gereja utama kepausan. Disini juga tempat sebagian besar upacara penting keagamaan diadakan.

Dengan kata lain, Basilika Santo Petrus adalah bangunan pertama dan terpenting yang menampilkan berbagai bentuk seni dalam segala kemuliaannya. Bangunan ini sama megahnya dengan para jenius yang menciptakannya.

Menurut tradisi Katolik, Santo Petrus adalah seorang martir yang meminta agar Ia disalibkan secara terbalik karena mengaku tidak layak disalibkan seperti Kristus. Jenazahnya dimakamkan di luar bangunan Circus of Nero, tempat dimana Ia meninggal.

Sebuah batu merah ditempatkan di sebelah makamnya sehingga orang dapat mengidentifikasinya. Sebuah tempat perlindungan dibangun di sana dan 300 tahun kemudian dibangun menjadi Basilika Santo Petrus.

Pembangunan gereja ini dilakukan pada masa Kaisar Konstantin sekitar tahun 326 dan digunakan untuk penobatan Charlemagne atau Raja Charles Yang Agung. Namun, pada abad ke-15, bangunan itu dengan cepat runtuh. Rossellino dan Alberti memulai pekerjaan restorasi tetapi harus berhenti saat proyek pembangunan baru berjalan selama tiga tahun. Leonardo da Vinci memiliki pengaruh besar dalam pembuatan desain gereja ini.

Basilika Santo Petrus sendiri adalah sebuah perjalanan seni yang menakjubkan. Jangan lupa untuk mengunjungi alun-alun pada malam hari saat suasana tenang karena arsitektur gereja ini di desain menyala dalam gelap.

Leave a Reply

  • (not be published)