INGGRIS – Babak kualifikasi Liga Sepak Bola EURO Wanita yang akan berlaga di putaran final akan berlangsung dari tanggal 6-31 Juli 2022 mendatang. Pemenang grup dan tiga runner-up dengan rekor terbaik melawan tim pertama, ketiga, keempat dan kelima di bagian mereka akan bergabung dengan tuan rumah Inggris di turnamen final.

Manajer Inggris Phil Neville menenangkan Ellen White yang terlihat menangis di akhir pertandingan (Sumber Foto: Reuters)

Enam runner-up lainnya akan bertanding pada April untuk tiga tempat tersisa di 16 pertandingan final. Pertandingan kualifikasi akan berlangsung 16–22 September, 21–27 Oktober dan 26 November–1 Desember 2020. Babak play-off akan berlangsung di April 2021. Sementara babak final akan berlangsung tanggal 6-31 2022 di Inggris. Berikut daftar grup pertandingan untuk liga EURO 2022 mendatang sebagai dilansir dari EUFA.

Grup A: Belanda, Rusia, Slovenia, Kosovo, Estonia, Turki
Belanda telah memenangkan enam pertandingan berturut turut, sementara Rusia menang 5-0 atas Kosovo yang memulai debut pertandingan dengan unggul 9 poin di dunia pertandingan sebelumnya. Skor 3-0 Slovenia atas Kosovo membuat tim dari negara ini sejajar dengan Rusia. Jadi, meski masih akan bertanding di dua babak lagi, Kosovo masih tertinggal tiga poin.

Grup B: Italia, Denmark, Bosnia dan Herzegovina, Israel, Malta, Georgia
Italia mendapat 8 poin sementara Denmark memenagkan lima pertandingan berturut-turut. Keduanya memulai pertandingan dengan baik sejak November kemarin. Tim asal Bosnia dan Herzegovina kalah di pertandingan yang dihelat Oktober lalu, sama seperti Denmark, meski telah main di dua pertandingan dan menang atas Israel dan Malta. Malta sendiri sempat mencetak kemenangan pertama di babak kualifikasi dengan skor 2-1 atas Georgia. Kekalahan ini didapatkan beberapa hari sebelum Malta kalah atas Bosnia dan Herzegovina.

Grup C: Norwegia, Wales, Belarus, Irlandia Utara, Kepulauan Faroe
Norwegia menang di empat pertandingan, dan juga menang 6-0 atas Irlandia Utara saat babak kualifikasi dimana salah satu pemainnya Caroline Graham Hansen menyumbangkan 2 gol dari 10 gol yang berhasil membawa merea ke babak kualifikasi. Wales tertinggal empat poin setelah ditahan imbang untuk kedua kalinya dalam grup oleh Irlandia Utara.

Grup D: Spanyol, Polandia, Republik Ceko, Moldova, Azerbaijan
Polandia adalah tim terakhir yang membuka babak kualifikasi pada 12 November kemarin. Dihadapan 7.528 orang di Lublin, Polandia imbang saat melawan Spanyol yang telah memenangkan 22 babak kualifikasi sebelumnya, termasuk dua pertandingan pertama mereka di grup ini. Republik Ceko menang 5-1 dan unggul satu poin setelah kalah 4-0 atas Azerbaijan. Polandia mengalahkan Moldova dan Azerbaijan pada bulan Maret dan bergerak sejajar dengan Spanyol dan berada satu poin di depan Republik Ceko. Moldova mendapatkan poin pertama mereka pada November dengan kekalahan 3-1 dari Azerbaijan berkat dua penalti oleh kiper Natalia Munteanu.

Grup E: Finlandia, Skotlandia, Portugal, Albania, Siprus
Sebelum pertandingan terakhir di grup 2019, tiga tim masih sempurna, tetapi hanya satu yang tersisa setelah Portugal bermain imbang 1-1 dengan Finlandia, yang menyamakan waktu tambahan melalui Sallstrom. Finlandia memiliki sepuluh poin dari empat pertandingan sebelumnya tetapi Skotlandia telah menang di dua pertandingan mereka, membuat mereka unggul dua poin dari Portugal.

Grup F: Swedia, Islandia, Hongaria, Slovakia, Latvia
Swedia dan Islandia sama-sama memiliki sembilan poin dari tiga pertandingan. Di belakang mereka, Hungaria dan Slovakia kalah dari pasangan utama, imbang 0-0 satu sama lain di Senec dan mengalahkan Latvia sehingga masing-masing memiliki empat poin.

Grup G: Austria, Serbia, Prancis, Makedonia Utara, Kazakhstan
Austria memiliki empat kemenangan dari empat pertandingan setelah mengalahkan Makedonia Utara dan Kazakhstan. Sementara itu Prancis memiliki dua kemenangan sempurna, hat-trick Amel Majri membantu mereka menang 6-0 melawan Serbia (yang menang di Maret lalu melawan Makedonia Utara dan membuat mereka unggul tiga poin di atas Les Bleues yang memiliki tiga lagi). Baik Austria maupun Prancis tidak kebobolan gol sama sekali selama pertandingan di grup ini.

Grup H: Belgia, Swiss, Rumania, Kroasia, Lithuania
Belgia dan Swiss sama-sama memiliki empat kemenangan sempurna, hal ini membuat mereka mendapatkan sembilan poin dari Rumania dan Kroasia.

Grup I: Republik Irlandia, Jerman Yunani, Montenegro, Ukraina
Jerman menang empat kali dari empat pertandingan, tetapi satu poin di belakang Republik Irlandia yang mengalahkan Yunani dan Montenegro pada Maret. Namun, Jerman punya satu pertandingan di tangan. Baik Montenegro dan Ukraina (yang telah menghadapi Jerman dua kali) belum keluar dari sasaran, dengan Yunani pada empat poin.

Leave a Reply

  • (not be published)