Empat wilayah yang jadi tempat tinggal empat agama di Kota Yerusalem (Foto: BBC/ THE EDITOR)

ISRAEL – Yerusalem merupakan kota yang sangat penting bagi orang Kristen, Islam dan Yudaisme. Tiga m agama ini memiliki sejarah yang sama yakni Abraham, tokoh yang sangat penting dalam Alkitab.

Yerusalem, dikenal dalam bahasa Ibrani sebagai Yerushalayim dan dalam bahasa Arab sebagai al-Quds, adalah salah satu kota tertua di dunia. Kota ini telah ditaklukkan, dihancurkan dan dibangun kembali berkali-kali. Setiap sejarah dari lapisan bumi mengungkapkan bagian masa lalu yang berbeda tentang kota ini.

Meskipun sering menjadi fokus cerita perpecahan dan konflik di antara orang-orang yang berbeda agama, namun, orang-orang yang bertikai ini justru bersatu dalam penghormatan akan tanah suci ini.

Intinya adalah Kota Tua, labirin gang-gang sempit dan arsitektur bersejarah yang menjadi ciri empat agama yang ada disini, yakni Kristen, Muslim, Yahudi, dan Armenia. Kelompok-kelompok ini dikelilingi oleh tembok batu seperti benteng dan rumah bagi beberapa situs tersuci di dunia.

BBC menuliskan bahwa setiap kuartal agama di tempat ini mewakili populasinya sendiri. Umat ​​Kristen memiliki dua, karena Armenia juga Kristen dan wilayah mereka yang terkecil dari empat agama tersebut merupakan salah satu pusat Armenia tertua di dunia.

Ini unik karena komunitas mereka telah melestarikan budaya dan peradaban khususnya di dalam Gereja dan biara St James yang terdiri dari sebagian besar bagian mereka.

Jadi, bangunan apa saja yang mewakili sejarah dunia di Yerusalem?

Gereja

Gereja Makam Suci yang berada di pusat wilayah Kristen adalah salah satu situs paling penting di dunia karena merupakan sejarah Yesus, kematian-Nya, penyaliban-Nya dan kebangkitan-Nya.
Menurut sebagian besar tradisi Kristen, Yesus disalibkan di bukit Golgota atau bukit Kalvari yang berada di daerah itu. Selain itu, makam Yesus terletak di dalam kubur di wilayah ini juga merupakan tempat kebangkitannya.

Gereja ini dikelola bersama oleh perwakilan dari berbagai denominasi Kristen, terutama Patriarkat Ortodoks Yunani, biarawan Fransiskan dari Gereja Katolik Roma dan Patriarkat Armenia, tetapi juga oleh Gereja Ethiopia, Koptik dan Ortodoks Suriah.

Ini adalah salah satu tujuan ziarah utama bagi jutaan orang Kristen di seluruh dunia. Peristiwa penting yang tertulis dalam Alkitab untuk dikunjungi disini adalah kuburan Yesus yang kosong. Yang artinya manusia mencari penghiburan dan penebusan dalam doa di situs tersebut.

Masjid

Daerah Muslim merupakan yang terluas dari empat agama dan wilayah yang ada di Yerusalem. Tempat-tempat suci yang dibangun khusus untuk umat Muslim adalah Masjid Kubah Emas dan Masjid Al Aqsa. Oleh Islam, dataran tinggi ini dikenal dengan nama Haram al-Sharif, atau Tempat Suci Mulia.

Masjid ini adalah situs tersuci ketiga dalam Islam dan berada di bawah administrasi Islam yang disebut Wakaf. Umat ​​Muslim percaya Nabi Muhammad melakukan perjalanan ke sini dari Mekah selama perjalanan malamnya dan berdoa dengan jiwa semua nabi.

Beberapa langkah dari sana, Anda akan temukan Masjid Kubah Emas. Dari lokasi masjid ini masyarakat Muslim percaya Muhammad naik ke surga. Masyarakat Muslim mengunjungi situs suci sepanjang tahun, tetapi setiap hari Jumat selama bulan suci Ramadhan, ratusan ribu Muslim datang untuk salat di masjid.

Tembok Ratapan

Kawasan Yahudi adalah rumah bagi orang Kotel, atau Tembok Barat, sisa-sisa dinding penahan dari gunung tempat Kuil Suci pernah berdiri. Di dalam kuil itu terdapat Holy of Holies, yaitu situs paling suci dalam Yudaisme.

Orang Yahudi percaya bahwa ini adalah lokasi dari batu pondasi tempat dunia diciptakan, dan tempat Abraham bersiap untuk mengorbankan putranya, Ishak.

Banyak orang Yahudi percaya bahwa Kubah Batu adalah situs Tempat Mahakudus. Saat ini, Tembok Barat adalah tempat terdekat orang Yahudi dapat berdoa di Ruang Mahakudus.
Dikelola oleh para Rabi dan setiap tahun menampung jutaan pengunjung.

Orang-orang Yahudi dari seluruh dunia mengunjungi tempat ini untuk berdoa dan terhubung dengan warisan mereka, terutama selama Hari Libur Besar.

Leave a Reply

  • (not be published)