Andaq Hidayat (Foto: Elitha Tarigan/ THE EDITOR)

SULAWESI SELATAN – Banyak nama-nama baru yang berpotensi maju di ajang Pilpres 2024 nanti yang asalnya dari Timur Indonesia. Perlu diketahui, di beberapa periode putaran Pilpres Indonesia nama Jusuf Kalla adalah salah satu putra asal Timur yang sangat populer namanya di pesta demokrasi.

Pengamat Politik Andaq Hidayat mengatakan dalam beberapa tahun belakangan ini, beberapa nama baru yang berpotensi untuk maju di Pilpres memang sangat banyak, namun salah satu sosok yang berpotensi tinggi karena elektabilitasnya yang bagus di masyarakat adalah Andi Amran Sulaiman.

“Nama Amran Sulaiman sangat terkenal di kalangan kelompok tani di Sulawesi Selatan. Kebijakan dan temuan Amran sangat menguntungkan dan berpihak pada petani di Sulawesi,” ujar Andaq Hidayat saat berbincang dengan redaksi The Editor, Minggu (27/6) pagi.

Popularitas Amran Sulaiman menurut Andaq Hidayat tidak perlu lagi diragukan. Ia mengungkapkan bahwa sepak terjang Amran sebagai pengusaha sejak tahun 1999 telah menelurkan berbagai macam penemuan yang memudahkan kehidupan petani di Indonesia.

“Amran menemukan formula racun tikus bernama Tiran yang berhasil mendunia. Animo petani di Sulawesi sangat tinggi dan sangat antusias karena benar-benar berhasil memusnahkan tikus yang selama ini menjadi hama bagi petani,” tutur Andaq.

Amran, lanjut Andaq Hidayat, tidak tanggung dalam menemukan alat-alat pertanian modern bagi petani. Ia juga menemukan alat semprot racun tikus hasil temuannya yang diberi nama Alpostran. Jadi masyarakat sangat mengapresiasi temuan Amran yang mereka anggap adalah jawaban bagi persoalan pertanian mereka.

“Masyarakat Sulawesi Selatan itu sangat menghargai karya lokal. Dan budaya ini berlaku untuk semua karya anak Sulawesi Selatan. Bahkan kafe dan rumah makan milik masyarakat lokal diminati dan didukung keberadaanya baik pemerintah ataupun konsumen,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Andaq Hidayat, kecerdikan Amran melebarkan kerajaan bisnisnya ternyata berhasil menarik banyak tenaga kerja di Sulawesi. Perlu diketahui, Amran memang sangat mendorong perkembangan sumber daya manusia (SDM) asal Sulsel diberbagai lini kehidupannya. Saat menjabat sebagai menteri pertanian di tahun 2014-2018, Amran menyekolahkan beberapa anak buahnya yang berasal dari Sulawesi Selatan sembari mempekerjakan mereka sebagai asisten.

“Dengan kepintaran dan kebijakan yang Amran miliki maka sekarang Ia berhasil memperbesar kerajaan bisnisnya dan membuat Holding Corporate yang di beri nama AAS building yang memiliki bangun berlantai 11 sebagai pusat kerajaan bisnisnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

  • (not be published)