TAIPEI – Masjid Agung Taipei adalah kepedulian pemerintah Taiwan terhadap kenyamanan turis muslimin dan muslimah berwisata ke negara mereka. Terletak di jantung kota Taipei, masjid ini berdiri megah dan menjadi cagar budaya. Masjid ini dibangun tahun 1950 dan resmi beroperasi tahun 1960 dan resmi diakui sebagai cagar budaya oleh pemerintah Taiwan.

Alquran yang ditulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Arab dan Bahasa China (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

Meski bentuk bangunan terlihat kecil, namun masjid ini mampu menampung hingga 1.000 jamaah ini menjadi ajang silaturahmi warga muslim dari seluruh dunia yang tinggal di Taipei. Muslim Indonesia menjadi pengunjung masjid paling banyak yang diikuti oleh muslim asal Myanmar, Thailand dan Pakistan

Salah satu yang menarik di masjid ini adalah Alquran yang ditulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Arab dan Bahasa China. Deretan Alquran dengan warna dan isi serupa dapat ditemukan di setiap pinggir ruangan masjid. Masjid ini memang dibangun untuk umat muslim Taiwan yang ingin menghabiskan waktu untuk berdoa dan membaca.

Menurut penuturan Susanto (39), salah satu pengurus Masjid Agung Taipei asal Indonesia, ada warga Taipei yang menjadi Islam setelah mengetahui keberadaan masjid ini.

Masjid ini sangat mudah diakses dengan transportasi umum. Lokasinya berada di No. 62, Sec 2, Xinsheng S Rd Da’an Distrik, Taipei, Taiwan. Untuk urusan transportasi tidak perlu khawatir karena angkutan umum di negara ini sangat kondusif dan murah. Apalagi Pemerintah Kota Taipei sudah menjadikan masjid ini sebagai salah satu daerah tujuan wisata.

Untuk informasi, terdapat 2 unit mushola di Taipei dan berada di jalul kereta bawah tanah di B1, No.3, Beiping W. Rd Zhongzheng Dist, Taipei Taiwan dan di area Discovery Center of Taipei yang berada di -4F No. 1, City Hall Rd, Xinyi Distrik, Taipei, Taiwan.

Leave a Reply

  • (not be published)