Menuju Basilika Santo Petrus di Vatikan (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

VATIKAN – Vatikan adalah rumah Tahta Suci yang memiliki yurisdiksi gerejawi Gereja Katolik di seluruh dunia. Dengan kepala negara adalah seorang Paus, yang berarti Kota Vatikan digolongkan sebagai monarki absolut terakhir di Eropa. Nah, apa saja yang bisa anda lihat dan kunjungi selama berada di negara kecil Vatikan? Berikut  ulasan The Editor untuk anda:

1. Lapangan Santo Peter
Salah satu perhentian pertama anda saat mengunjungi Vatikan harus menjadi elips sempurna yang dibuat oleh seorang arsitek bernama Bernini di Basilika Santo Petrus. Lapangan ini dirancang pada tahun 1629. Disebutkan bahwa desain lapangan ini seperti sepasang lengan yang menerima kunjungan peziarah untuk masuk ke lapangan.

2. Basilika Santo Petrus
Bagi jutaan orang, basilika ini adalah tempat ziarah dan sangat penting secara spiritual. Panjangnya lebih dari 180 meter, jadi tak heran bangunan ini menjadi Gereja Katolik terbesar di dunia.

Gereja ini terletak di Kota Vatikan dan menjadi salah satu dari empat basilika terbesar di Roma dan gereja utama kepausan. Disini juga tempat sebagian besar upacara penting keagamaan diadakan.

Dengan kata lain, Basilika Santo Petrus adalah bangunan pertama dan terpenting yang menampilkan berbagai bentuk seni dalam segala kemuliaannya. Bangunan ini sama megahnya dengan para jenius yang menciptakannya.

3. Museum Vatikan
Museum Vatikan terdiri dari sejumlah bangunan yang berbeda. Diantaranya ruangan Istana Kepausan dan Perpustakaan Vatikan. Museum ini digunakan untuk menyimpan warisan artistik besar Gereja.

Museum Vatikan sangat dekat dengan Basilika Santo Petrus, tetapi pastikan anda merencanakan jadwal kunjungan dengan baik karena akan dibutuhkan waktu yang banyak untuk melihat seluruh koleksi museum ini.

Museum Pio-Clementino adalah salah satu yang paling luar biasa. Museum ini menampung banyak karya milik Paus Julius II, termasuk patung ‘Laocoon and his Sons’ yang mengesankan.

4. Taman Vatikan
Dari 44 hektar Kota Vatikan, lebih dari setengahnya adalah taman. Taman kota berasal dari abad pertengahan dan mengalami perubahan signifikan selama periode Renaisans ketika Paus Julius II menugaskan Bramante untuk menatanya. Alam, arsitektur dan patung semuanya didesain bersatu.

Taman ini adalah tempat yang benar-benar istimewa dan pengunjung tidak diperbolehkan berjalan-jalan sendirian. Anda hanya akan diizinkan mengakses dengan pemandu lewat reservasi. Selain beberapa pemandangan Basilika Santo Petrus yang indah, anda juga akan memiliki kesempatan untuk berjalan-jalan di sekitar taman yang tenang tempat para Paus bermeditasi selama berabad-abad.

5. Nekropolis Vatikan
Nekropolis Vatikan terletak di bawah Kota Vatikan dan tidak sama dengan gua Vatikan yang berada di ruang bawah tanah Basilika Santo Petrus tempat para Paus dimakamkan. Nekropolis berada sekitar 12 meter di bawah basilika. Nekropolis ini berasal dari zaman Kekaisaran dan hanya ditemukan pada tahun 1940 ketika beberapa pekerjaan penggalian sedang berlangsung.

Salah satu temuan paling menarik adalah sebuah mausoleum dengan langit-langit berkubah yang dihias dengan indah dengan mosaik yang menggambarkan Helios sedang mengendarai kereta. Makam ini memiliki mosaik tambahan yang menggambarkan tema religius yang tampaknya menunjukkan bahwa itu adalah tempat pemakaman Kristen. Anda harus membuat reservasi jika ingin mengunjunginya.

6. Garda Swiss
Garda Swiss adalah angkatan bersenjata eksklusif yang bertanggung jawab atas keselamatan Paus dan keselamatan Takhta Suci Vatikan. Garda Swiss adalah angkatan bersenjata terkecil di dunia dengan anggota sekitar 100 tentara. Berawal dari abad ke-16 ketika Paus Julius II meminta bangsawan Swiss membentuk kelompok khusus yang untuk bertanggung jawab atas perlindungan pribadinya.

Insiden seperti Sack of Rome telah menunjukkan betapa bermanfaatnya Garda Swiss. Seragam yang agak aneh akan menarik perhatian anda. Desain seragam mereka dirancang oleh Komandan Jules Repond pada awal abad ke-20. Ia terinspirasi dari lukisan dinding Raphael yang berwarna biru dan kuning yang mewakili lambang Della Rovere dari Paus Julius II, sedangkan warna merah mewakili lambang Medici dari Paus Leo X.

Saat berkunjung di Vatikan, anda akan melihat para prajurit berada di semua titik. Tetapi mereka tidak berinteraksi dengan turis dan anda diminta menghormati aturan ini. Anda dapat mengambil foto selama dari jarak tertentu. Namun, saat mengambil foto harus diingat bahwa mereka adalah prajurit sedang bekerja dan mereka tengah bertugas.

Leave a Reply

  • (not be published)